Lutfi Saifuddin menginginkan Pemuda jadi ujung tombak Pengawasan Pembangunan

  • Whatsapp
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin

Banjarmasin, kalselpos.com – Organisasi kepemudaan atau para pemuda harus menjadi pioner sekaligus garda terdepan dalam melakukan pengawasan setiap pembangunan di lingkungan tempat tinggal kita.

Hal ini tentu saja peranan pemuda sangat berperan penting apalagi mereka ditunjang tenaga dan pemikiran penuh semangat, sehingga disinilah kontribusi nyata.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin pemuda ini jadi ujung tombak setiap pengawasan pembangunan minimal di sekitar tempat tinggalnya,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin saat kegiatan sosialisasi Perda No 9 Tahun 2019 tentang Kepemudaan di Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan Jumat (29/01).

Penyuluhan Perda kali ini menghadirkan narasumber dari DPD KNPI Kalsel, Najmul Muttaqien memaparkan terkait peranan kepemudaan bagi pembangunan termasuk menekankan
Perda No 10 Tahun 2019 dapat menjadi payung hukum bagi pemerintah desa, kabupaten dan kota serta Provinsi untuk mendukung anggaran program kepemudaan, diantaranya melalui organisasi pemuda yang terhimpun di KNPI dan Karang Taruna.

Dari dialog tersebut ada sejumlah pertanyaan yang disampaikan peserta diantaranya mekanisme mendapatkan bantuan dana kegiatan bagi kepemudaan ditingkat Rt dan Rw? semua itu sesuai aturan dan peraturan yang berlaku tentang dana hibah maupun bantuan Keuangan yang mengharuskan untuk disalurkan melalui wadah organisasi berbadan hukum dan terdaftar di Kesbangpol,

“Untuk itu kami sarankan agar mengajukan melalui karang taruna yang terbentuk hingga di kelurahan maupun desa bisa saja melalui APBDes,” sebut politisi Gerindra ini

Lanjut pria ramah ini, kemudian ada juga pertanyaan terkait dengan Indeks Pembangunan Pemuda Kalsel rendah? Salah satu penyebabnya adalah APBD Kalsel sangat kurang menyentuh dunia pendidikan berbasis keagamaan seperti madrasah dan pondok pesantren sedangkan dari jumlah saja sudah bisa tergambar, dimana pemuda belajar menuntut ilmu di Madrasah dan Pondok Pesantren (Ponpes) lebih banyak dari SMA/SMK di Kalsel

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis :sidik
Editor : muliadi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya