Pemkab Kotim diduga ‘Terhutang’ Rp80 M kepada sejumlah Kontraktor daerah

  • Whatsapp
Dadang Siswanto H Samsu

Sampit, kalselpos.com -Akibat pengalihan anggaran karena penangganan Corona atau Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim), Provinsi Kalteng, beberapa proyek multiyears yang tengah rampung pengerjaannya tahun 2020 lalu, membuat pemkab setempat, diduga terutang sekitar Rp80 miliar kepada sejumlah kontraktor.

PROYEK MULTIYESRS – RSUD dr Murjani Sampit termegah di Kalteng, dibangun dengan proyek multiyears 1918 -2020 dengan habiskan dana sebesar Rp151 miliar.

“Itu dikarenakan, tidak adanya anggaran dana untuk dibayarkan,” ungkap Dadang Siswanto H Samsu, Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Sabtu ( 30/1) pagi, di Sampit.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Rimbun ST, anggota DPRD setempat, yang juga anggota Komisi III yang membidang Kesra.

Sementara terkait dengan hutang Pemkab Kotim sebesar Rp80 miliar kepada kontraktor tersebut, Sekda setempat, Suparmadi SE MM yang dikonfirmasi via ponselnya, hingga Sabtu petang, belum memberikan jawaban.

Ada yang menilai, proyek multiyears yang menelan ratusan miliar duit rakyat, terlalu ‘jor joran’ , dan diduga ada yang berorientasi pendekatan proyek , abai pada azas manfaat dan tidak mendesak serta bukan skala prioritas yang menjawab kebutuhan rakyat.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

[]penulis : ruslan Abdul gani
Editor .: s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya