Meski Pandemi Covid-19, Jumlah Pendaftar Calon Haji tetap Normal

  • Whatsapp
Para pendaftar calon jamaah haji diwajibkan mengikuti Protokol kesehatan Covid 19.

Kotabaru, kalselpos.com – Meskipun dalam masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir, namun pelayanan pendaftaran haji di Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotabaru tetap berjalan seperti biasa, hanya saja calon jamaah haji yang akan mendaftar harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat.

Setiap jemaah wajib memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk keruangan dan wajib menerapkan sosial distancing atau menjaga jarak satu dengan yang lain.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi (Kasi) Kemenag Kotabaru bagian Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Hj Siti Fatimah menyatakan, bahwa di tengah pandemi Covid-19 pendaftaran haji di Kotabaru masih berjalan normal dan stabil, tidak ada penurunan jumlah pendaftar yakni mencapai sekitar 5 hingga 9 orang per harinya.

Lebih jauh diungkapkannya, dampak dari pandemi Covid-19 mengakibatkan tertundanya keberangkatan calon jamaah haji tahun 1441 H/2020 M serta belum ada kepastian mengenai pelaksanaan ibadah haji 1442 H/ 2021 M. Meskipun begitu para pendaftar calon haji tidak mengurangi sedikit pun niatnya untuk mendaftar haji.

“Sekarang sudah normal kembali, dalam sehari masyarakat yang datang mendaftar untuk mendapatkan nomor porsi haji sekitar 5 sampai 9 orang,” ucap Hj Siti Fatimah ruang kerjanya, Jumat (29/1) kemarin.

Di Kalimantan Selatan lanjutnya, penumpukan porsi yang begitu besar bagi calon haji sangat signifikan, untuk Kotabaru sendiri ada kurang lebih 7000 jamaah yang masih menuggu. Hal itu bisa dilihat dari masa tunggu dari calon jamaah haji yang pada tiap tahun selalu bertambah.

“Seperti halnya untuk keberangkatan calon jemaah tahun 2020 itu pendaftar di tahun 2010 akhir, sedangkan untuk pendaftar tahun 2021 akan menungu sekitar 34 tahun akan datang,” ungkapnya.

Di masa pandemi ini protokol kesehatan sangatlah di utamakan dalam proses pendaftaran. Dan ada beberapa kebijakan baru untuk persyaratan dan pemberkasan dari ketentuan sebelumnya.

“Sekarang ada beberapa kebijakan baru dalam proses pendaftaran haji, yakni peniadaan kartu hijau/kartu kesehatan serta pengurangan pas photo yang dulunya lebih 10 lembar sekarang hanya 5 lembar yang diperlukan,” jelasnya.

“Saya berharap dengan adanya kebijakan baru ini tentunya akan dapat membantu dan mempermudah pelayanan kepada masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji, semoga kita yang membantu proses ini akan mendapatkan berkah,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya