Februari 10 Role Model Akan Divaksin, Ketua DPRD Salah Satunya

  • Whatsapp
- Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis

Kotabaru, kalselpos.com – Sebanyak 3.080 dosis vaksin corona Sinovac saat ini tengah disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotabaru dan sebagiannya telah diantar ke beberapa kecamatan khususnya di Puskesmas.

Berkaitan dengan hal itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru tengah menjadwalkan vaksinasi kepada 10 role model yang akan diberikan vaksin perdana, dan rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2021.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Hj Ernawati saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan bahwa, pihaknya akan segera menjadwalkan vaksinasi namun masih menunggu kepastian dari Kementerian Kesehatan RI terlebih dahulu.

“Ada 10 role model atau panutan yang bakal disuntik vaksin perdana. Sejumlah nama itu beberapa diantaranya adalah Ketua DPRD Kotabaru, Dandim 1004 Kotabaru, Danlanal Kotabaru dan Waka Polres Kotabaru,” katanya.

Sebelumnya pihaknya telah melakukan koordinasi ke berbagai pihak termasuk Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia Cabang Kotabaru, dari PKK, tokoh agama dan masyarakat serta dari Dinas Kesehatan dan ada pula dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Dilain kesempatan, Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis kepada kalselpos.com mengaku sangat siap untuk divaksin nantinya dan tidak perlu ada yang di khawatirkan.

“Saya siap saja, karena sudah ada edaran dari MUI bahwa vaksin itu halal dan saya juga dalam kondisi sehat kenapa harus takut, namun tentu sebelumnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim dan tidak sembarangan juga dalam pemberian vaksin tersebut,” ujarnya santai.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fauji
Editor : Aspihan Zain

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya