Dua dari 10 pekerja tambang Tertimbun longsor ditemukan Meninggal Dunia

  • Whatsapp
[]istimewa MENINGGAL Dunia - Dua jenazah pekerja tambang konfensional (rakyat) saat berada di RSUD Andi Abdurrahman Noor Batulicin, Rabu (27/1/21) siang.

Batulicin,kalselpos.com– Dua dari 10 orang pekerja tambang yang tertimbun tanah longsor, yang terjadi di sekitaran tambang milik PT Cahaya Alam Sejahtera (CAS) , pada Minggu (24/1/21) lalu, akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi, pada Rabu (27/1/21) siang, sekitar pukul 11.30 Wita.

Para pekerja konfensional ini sebelumnya terjebak di dalam tambang Underground PT CAS Km 33, Desa Manatawakan Mulia. Keduanya ditemukan tak bernyawa dalam lubang tambang yang penuh dengan lumpur, terang Dandim 1022/TNB, Letkol Rahmat Trianto melalui Pasi OPS Dim, Kapten Sahlan, kepada kalselpos.com.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan kepolisian yang disampaikan Kapolres Tanbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih SH SIK ST melakui Kasubag Humas setempat, AKP H Made Rasa, dua orang yang ditemukan masing – masing atas nama Memet (17) warga Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dan
Abdul alias Abah Ahmad (50), warga Desa Sungai Durait, Kecamatn Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Sementara pekerja yang masih tertahan di dalam tambang under ground, masih ada delapan orang.

Sebelumnya, sebanyak 22 orang pekerja tambang tertimbun longsor. Untungnya, berkat kesigapan petugas, 12 di antaranya telah berhasil diselamatkan. Sementara, sisanya sebanyak 10 orang pekerja, masih berada di dalam trowongan, yang tertimbubeln longsor.
Lokasi tambang konfensional sendiri berada di Desa Mentawakan Mulia, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

Berdasarkan data korban selamat, yang berhasil dihimpun kalselpos.com, masing – masing adalah Ngadino (36), Saefufin (36), Ponidi (23) dan Ujang (36), semuanya warga Desa Bulu Rejo, Kecamatan Mantewe.
Kemudian Amat (24), Radian (17), M Ridani (23) dan Masfuji (28), yang semuanya tercatat asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Lalu Indeng (45) warga Desa Jejangkit, Batola, Arbani (50) dan Bani (22) keduanya warga Desa Sungai Bakar, Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Lalu, Arsad (42), Kuala Kapuas, Kalteng.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

[]penulis : kristiawan
[]editor : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements