Tambang milik PT CAS di Mentewe Longsor, 12 pekerja Selamat, 10 masih Tertimbun

  • Whatsapp
BERHASIL SELAMAT - Sejumlah pekerja tambang yang telah berhasil diselamatkan tim evakuasi dari Polri dan TNI.

Batulicin, kalselpos.com – Musibah tanah longsor terjadi di sekitaran tambang milik PT Cahaya Alam Sejahtera (CAS) , yang diperkirakan berlangsung, pada Minggu (24/1/21) kemarin.
Akibatnya, sebanyak 22 orang pekerja tambang tertimbun longsor. Untungnya, berkat kesigapan petugas, 12 di antaranya telah berhasil diselamatkan. Sementara, sisanya sebanyak 10 orang pekerja, sampai berita ini diturunkan, masih berada di dalam trowongan, yang tertimbun longsor.
Lokasi tambang rakyat atau konfensional tersebut berada di Desa Mentawakan Mulia, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), terang Kapolres setempat, AKBP Hermawan Sutanto Saragih SH SIK ST, melalui pesan singkatnya, Senin (25/1/21) petang, di Batulicin.
Kejadian longsor tersebut mengakibatkan tambang rakyat di dalam Ground itu tertimbun oleh tanah longsoran.
Perwira Menenggah ini menjelaskan, mereka para pekerja tambang konfensional diperkirakan ada sekitar 22 orang yang melakukan aktivitas di dalam terowongan tersebut. “Begitu mendapatkan informasi tersebut, itu kami mengambil langkah-langkah berkoordinasi dengan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)Tanbu dan langsung mendatangi lokasi kejadian,” jelasnya.
Dalam melakukan evakuasi, pihaknya juga dibantu anggota Brimob Bataliyon A Batulicin, Kodim 1022/Tanbu, Muspika Mentewe dan masyarakat atau pekerja setempat. “Alhamdulillah, evakuasi 12 orang yang sempat tertimbun longsor, dapat dilakukan dalam keadaan semuanya selamat,” jelasnya.
Kemudian untuk sisanya, masih ada 10 orang di dalam lubang ground PT CAS, masih dalam upaya penyelamatan. ”Mengingat cuaca kurang bersahabat, upaya penyelamatan akan dilakukan pada malam nanti,” sebut AKBP Hermawan Sutanto Saragih.
Berdasarkan data korban selamat, yang berhasil dihimpun kalselpos.com, masing – masing adalah Ngadino (36), Saefufin (36), Ponidi (23) dan Ujang (36), semuanya warga Desa Bulu Rejo, Kecamatan Mantewe. Kemudian Amat (24), Radian (17), M Ridani (23) dan Masfuji (28), yang semuanya tercatat asal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Lalu Indeng (45) warga Desa Jejangkit, Batola, Arbani (50) dan Bani (22) keduanya warga Desa Sungai Bakar, Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Lalu, Arsad (42), Kuala Kapuas, Kalteng.
Sementara, pekerja yang masih tertahan di lokasi longsor, tercatat atas nama Selamat (48) dan Bejo (53), warga Desa Bulurejo, Mantewe, Tanbu. Lalu, Yusri (33), Memet (17), Putra (15) dan Jan (30), semuanya warga Bajuin, Tanah Laut.
Kemudian Adul (50), warga Babirik, HSU, Fendi (17) warag Simpang Empat, Tanbu, Imam (28), warga Mantewe, Tanbu, Misjo (53), warga Mantewe, Tanbu.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Advertisements

Bacaan Lainnya

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : kristiawan
Editor : s.a lingga

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements