60 ekor Sapi hanyut di HST

  • Whatsapp
Syamsudin, Staf Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten HST.(Anas Aliando)

Barabai, kalselpos.com – Sebanyak 60 ekor sapi peliharaan masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Hantakan dan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan hilang tergerus banjir bandang.

Selain sapi, banjir juga menghanyutkan ratusan ekor kambing, babi, biri – biri, ribuan ekor  ayam buras, ayam pedaging, itik  dan ayam petelur.

Bacaan Lainnya

Syamsudin, staf Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten HST kepada kalselpos.com, Sabtu (23/1/2021) mengungkapkan, di Desa Alat sebanyak 25 ekor kambing, 3 ekor sapi dan kandangnya hilang tanpa bekas disapu banjir.

“Di Desa Hantakan, banjir menghanyutkan 20 ekor kambing, 4 biri-biri dan 2 ekor sapi. Kemudian di Desa Patikalain dan Arangani,  ratusan ekor babi peliharaan masyarakat  juga hanyut disapu banjir,” ujar Syamsudin.

Kemudian, lanjut Syamsudin, banjir juga menghanyutkan ribuan ekor ayam dan itik petelur.

“Di wilayah Kecamatan Pandawan saja, kami mencatat ada 5 ribu lebih itik yang hilang disapu banjir. Kemudian ayam buras  lebih 5 ribu ekor, ayam pedaging 15 ribu ekor dan ayam petelur 1000 ekor,” urainya.

Meski demikian, lanjut Syamsudin, pihaknya masih bisa bersyukur karena 1.500 ekor kerbau rawa yang dipelihara masyarakat Desa Sungai Buluh dan Mantaas Kecamatan Labuan Amas Utara semuanya aman tidak ada yang hanyut tersapu banjir.

Syamsudin menjelaskan, setelah di total, kerugian yang dialami peternak lebih dari Rp4 Miliar. Pihaknya sudah melaporkan hal ini ke Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Harapan kami tentu saja ada bantuan untuk masyarakat yang ternaknya hilang disapu banjir. Karena kerugian tidak sedikit. Ada peternak di Desa Bulayak Kecamatan Hantakan yang kehilangan sapi sampai 6 ekor,” ungkapnya.

Selain melaporkan ke dinas provinsi, Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten HST juga melakukan upaya pemulihan mental peternak agar kembali bersemangat dan bangkit kembali.

“Mental peternak banyak yang terpukul, kami berusaha membangkitkan kembali  mental mereka dengan membantu mencarikan solusi, salah satunya menyampaikan hal ini  ke dinas di provinsi dengan harapan bantuan bisa segera diberikan,” harapnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya