Bupati Batola : Jangan Ragu Tegur Kades Menyimpang

  • Whatsapp
Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pratugas BPD se Kecamatan Rantau Badauh, di Aula Selidah Kantor Bupati Batola.(ist)

Marabahan,kalselpos.com – Dalam Permendagri Nomor 110/2016 menyatakan tugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mempunyai fungsi membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, dan melakukan pengawasan kinerja kepala desa (kades).

Bacaan Lainnya

Demikian diutarakan Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS saat membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pratugas BPD se-Kecamatan Rantau Badauh, di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, beberapa waktu lalu.

“BPD memiliki tugas dan fungsi penting dalam pengawasan. Karenanya jangan ragu untuk menegur kepala desa kalau ada sesuatu yang menyimpang,” tegasnya.

Sesuai Bagian Kedua Pasal 32 Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 menyatakan, tugas BPD menggali, menampung, mengelola, menyalurkan aspirasi masyarakat, menyelenggarakan musyawarah tugas BPD dan desa, membentuk panitia pemilihan kades, menyelenggarakan musyawarah desa untuk pilkades antar waktu, membahas dan menyepakati raperdes bersama kades.
BPD juga memiliki tugas melaksanakan pengawasan terhadap kinerja kades, melakukan evaluasi laporan keterangan penyelenggaraan pemdes, dan menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan pemdes dan lembaga lain.

Lebih lanjut mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu menceritakan awal mula digagasnya pemilihan anggota BPD secara langsung. Ia menilai keberadaannya BPD selama ini relatif kurang berfungsi maksimal.

“Setelah dilaksanakan pemilihan secara langsung ternyata berjalan sesuai harapan serta mendapat respon positif dari Pemerintah Provinsi Kalsel,” papar Noormiliyani sembari menyatakan, terobosan yang dilakukannya itu tidak menutup kemungkinan akan diterapkan secara nasional.

Kepada para anggota BPD terpilih, ia mengingatkan untuk memahami tugas dan fungsi secara baik serta dapat menjalankannya secara maksimal dalam upaya menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat.

Noormiliyani juga berharap, para anggota BPD dapat berperan menunjang perekonomian masyarakat dengan cara menghidupkan badan usaha milik desa (BUMDes) bersama kades.

Sebelumnya, Camat Rantau Badauh Juliannoor Fathahillah mengatakan, hasil perekrutan BPD di Kecamatan Rantau Badauh berjumlah 54 orang yang terdiri laki-laki 39 orang dan perempuan 15 orang (38 persen).

Diklat Pratugas BPD Kecamatan Rantau Badauh yang menghadirkan pemateri mantan Kadis PMD, Dahlan, ini juga dihadiri Plt Kadis PMD M Anthony.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliadi
Editor : Muliadi

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya