Pasca Banjir di Hantakan HST, Warga Mulai Bersihkan Sisa Lumpur

Warga di Hantakan HST mulai membersihkan puing puing sisa banjir (adiyat)

Barabai, kalselpos.com – Pasca banjir di Kecamatan Hantakan dan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Warga terlihat mulai membersihkan sisa-sisa kayu dan lumpur tanah yang melekat di rumah mereka pada Selasa (19/1/2021). Mereka juga mulai merapikan perabotan rumah yang sudah berantakan .

Kerusakan infrastruktur di desa Hantakan akibat terjangan banjir (adiyat)

Kondisinya pun sudah banyak hancur , baik pasar, kantor  Polsek hingga sekolah akibat  terjangan banjir pada Kamis 15 Januari 2021 lalu. Ratusan rumah rusak dan dilaporkan hilang akibat musibah ini.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Hantakan Iptu Mursidi mengakui,  banjir di Kecamatan Hantakan kondisinya telah normal, karena Sungai Benawa juga telah surut, meskipun airnya masih keruh berwarna coklat karena bercampur lumpur tanah.  “Dari 12 Desa di Kecamatan Hantakan, yang terdampak korban banjir ada 8 Desa,” jelasnya.

Meski demikian menurut Iptu Mursidi, masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat pasca banjir ini, misalnya
kurangnya pasokan air bersih, baik di Kecamatan Hantakan dan Batu Benawa terutama di Desa Waki.  Selain itu masih ada beberapa Desa yang belum terjangkau untuk logistik, seperti Kumu 1 dan kumu 2.  “Kalau kesini harus lewat jalur Loksado, HSS. Karena akses tidak bisa dilewati melalui Hantakan, baik menggunakan roda dua ataupun jalan kaki, masih tertutup lumpur,” bebernya.

Berdasarkan data dari Kecamatan Hantakan HST, musibah banjir di wilayah tersebut menelan  korban  5 orang meninggal dunia dan sejumlah warga yang masih dinyatakan hilang.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis   : Adiyat
Editor      : Reno

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Pos terkait