Gubernur Kalsel pantau  lokasi banjir melalui Udara

  • Whatsapp
Gubernur Sahbirin Noor didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah tiba di Bandara Syamsudin Noor usai memantau titik banjir di Kalsel dari udara.(Anas Aliando)

Banjarbaru, kalselpos.com – Dengan menggunakan helikopter BNPB, Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor bersama Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah dan perwakilan BNPB memantau  lokasi banjir melalui udara, Selasa (19/1/2021).

“Tadi kita sudah melakukan pemantauan kondisi banjir terkini lewat udara sekaligus mengunjungi Barabai HST, di beberapa titik kita pantau ketinggian air sudah mulai menurun namun juga masih ada titik banjir,” ujar gubernur beberapa saat setelah tiba di bandara Syamsudin Noor usai melakukan pemantauan.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Sahbirin menyampaikan, bantuan yang diserahkan selain bantuan logistik, juga bantuan perahu karet serta dana siap pakai Rp 1 Miliar untuk penanganan banjir di HST. Bantuan tersebut Rp500 juta dari Pemerintah RI dan Rp500 juta dari Pemprov Kalsel.

Gubernur dan Forkopimda dalam lawatan tersebut juga telah bertemu Bupati HST dan jajaran Muspida setempat untuk secepatnya memulihkan keadaan di HST.

Dalam keterangannya, gubernur juga menyampaikan telah mengantarkan bantuan logistik baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Kalsel. “Kita sudah melakukan juga koordinasi dengan pemerintah di HST agar proses distribusi bantuan dapat berjalan dengan lancar dan segera dapat tersampaikan kepada masyarakat terdampak,” terangnya.

Gubernur saat ini juga terus memantau kondisi banjir untuk memastikan semua warga yang terjebak banjir bisa dievakuasi. Semua unsur pemprov sudah diperintahkan untuk bergerak dan berusaha semaksimal mungkin bisa membantu warga yang terdampak.

“Bagi warga yang belum tersentuh bantuan ulun mohon maaf kalau ulun secara pribadi belum bisa mendatangi pian. Tapi semua unsur dan jajaran pemprov sudah ulun arahkan untuk terus memantau dan memonitor warga yang perlu bantuan,” tuturnya.

Sementara itu,  Plt Kepala BPBD Kalsel Mujiyat mengatakan untuk penanganan pasca banjir masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat nanti akan diberikan tempat penginapan sementara atau di hotel. “Berdasarkan arahan BNPB, warga yang kehilangan tempat tinggal akan diinapkan di tempat penampungan seperti hotel,” kata Mujiyat.

Data yang dihimpun kalselpos.com dari BPBD Kalsel sampai Selasa siang pukul 15:00 Wita, jumlah total yang terdampak musibah banjir di Kalsel sebanyak 119.778 KK atau 342.294 jiwa. Mengungsi 74.863 jiwa, rumah yang terendam 87.765 buah, jalan terendam 18.295 meter, jembatan yang mengalami kerusakan  21 buah, tempat ibadah 110 buah, sekolah 79 buah, meninggal 21 orang dan yang masih hilang 6 orang.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya

Advertisements