Diauddin Meminta agar Masyarakat tak Termakan Hoax Mengenai Vaksin

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Diauddin.(ist)

Martapura, kalselpos.com-Berdasarkan uji klinis sendiri, vaksin asal negeri Tirai Bambu ini sendiri memiliki efek samping, namun katagorinya hanya ringan hingga sedang.
“Memang ada yang menderita efek samping, tapi hanya sekian persen saja dan setiap orang berbeda-beda, paling berat hanya demam. Tak ada efek berat sampai kematian,” Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Diauddin belum lama tadi.
Diauddin meminta agar masyarakat tak termakan hoax di media sosial mengenai vaksin ini, juga jangan ikut menyebarkannya, lebih baik menyaksikan saja terlebih dahulu.
Saat penyuntikan vaksin nanti akan ada 4 tahap, yang pertama penerima vaksin akan di screening untuk mengetahui kondisi fisik dan sakit yang diderita. Pada tahap kedua, data tersebut akan dimasukkan ke data online, jika memenuhi syarat akan dilanjutkan ke tahap penyuntikan vaksin dan ditahap terakhir akan mendapatkan sertifikat tanda sudah divaksin. “Vaksin sendiri akan diberikan 2 kali dengan jeda 14 hari,” pungkas Diauddin.(fmi)

Untuk memutus mata rantai Covid-19 warga, Wajib memakai masker, Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan Wajib mencuci tangan dengan sabun.

Bacaan Lainnya

#Satgascovid19
#ingatpesanibu
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitanganpakaisabun

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:fahmi de Musfa
Editor:wandi