Tim Gabungan Sidak Mini Market dan Pasar Kemakmuran

  • Whatsapp
Pemeriksaan terhadap kondisi barang yang beredar di pasaran di wilayah Kotabaru dilakukan oleh Tim gabungan.

Kotabaru, kalselpos.com – Tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Kepolisian, melakukan operasi pasar terhadap makanan dan minuman yang di jual di minimarket dan Pasar Kemakmuran, pada rabu (30/12).

Bacaan Lainnya

Ditemui usai kegiatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, H Akhmad Rivai menuturkan, berdasarkan operasi pasar yang dilakukan pihaknya menemukan beberapa makanan seperti buah yang sudah tidak layak dijual tetapi masih dipajang untuk dijual ke konsumen.

“Ada juga produk yang hampir kedaluwarsa dan produk kemasan kaleng yang sudah rusak kemasannya, ini bisa berdampak terhadap kesehatan konsumen, “ ungkap Rivai.

Selain itu lanjutnya, ditemukan disalah satu minimarket ada yang menjual telur ayam tanpa label, sehingga konsumen tidak tahu kapan masa expirednya.

“Dengan adanya operasi ini, pihak penjual supaya lebih memperhatikan kepentingan masyarakat atau konsumen, jangan sampai barang yang dijual berdampak bagi kesehatan pembeli,” harap Rivai.

Pihaknya juga mengatakan bahwa, hasil temuan-temuan tersebut akan ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi bersama SKPD terkait, paling tidak akan memberikan teguran tertulis bagi penjual yang melanggar Peraturan Pemerintah No 86 tentang keamanan pangan.

Sementara itu, KBO ( Kaur Bin Ops) Reskrim Polres Kotabaru, Ipda Kitty Tokan mengatakan, untuk makanan dan minuman yang tidak sesuai standar kesehatan dan keamanan, sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang perlindungan konsumen pasal 8 bahwa ada sanksi pidana yang dilanggar oleh pelaku usaha.

Namun pada hari ini, lebih mengedepankan asas ultimum remedium, artinya kegiatan preemtif dan preventif, untuk represif kita kesampingkan setelah dilakukan teguran dan sanksi administrasi oleh pemda.

“Namun apabila itu diindahkan oleh pihak penjual atau pelaku usaha, maka kami akan melakukan tindakan represif, “ tegas Kitty.

Kitty juga mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya penyalahgunaan oleh pelaku usaha terhadap barang yang diperdagangkan, juga untuk menjaga situasi dan kondisi pada masa tahun baru.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ardiansyah
Editor : Aspihan Zain

Pos terkait