1 Korban tabrakan klotok di Sei Mantangai belum Ditemukan

  • Whatsapp
Dua buah klotok yang bertabrakan di Sei Mentangai.(Ist)

Kuala Kapuas,kalselpos.com – Tabrakan antara dua buah ces atau klotok kecil terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sei Mantangai, Desa Mantangai Tengah, Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Kalteng, Rabu (23/12/2020) pukul 07.30 WIB.

Akibat kecelakaan itu salah satu pengemudi klotok, Timbung warga Nyai Indu Runtun RT. 04 Desa Mantangai Tengah Kecamatan Mantangai tercebur dan belum ditemukan.

Bacaan Lainnya

Sementara penumpang dari klotok yang dikemudikan Gatot Subroto, yaitu Wartodin dan Salman semua warga Desa Pantang Raya Kecamatan Tabukan Batola Kalsel.

Sedang klotok yang di kemudikan Timbung penumpangnya adalah Linda (50), Savtina Luva Dila (9) dan Serim Aluna Dila (5) merupakan satu keluarga warga Desa Mentangai Tengah Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti SIK MSi melalui Kapolsek Mentangai Iptu Catur Winarno BI, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada laka air pada pagi ini, antara dua buah ces atau klotok kecil di Sei Mantangai,” kata Kapolsek saat dihubungi sedang berada di lokasi kejadian.

Kapolsek menerangkan, laka air itu berawal dari klotok yang dikemudikan Gatot Subroto, menyusur masuk ke Sei Mantangai, saat di jalur tikungan tib-tiba berbenturan dengan klotok yang di kemudikan Timbung.

“Pada saat itulah Timbung terlempar ke dalam air dan tenggelam sampai saat ini belum ditemukan,” terangnya.

Petugas sedang melakukan pencarian satu korban yang tenggelam.(Ist)

Saat ini imbuh Kapolsek, pihaknya masih melakukan proses pencarian bersama anggota Polsek Mantangai lainnya, dibantu Sat Polair Polres Kapuas dan juga masyarakat lainnya.

“Proses penanganan selanjutnya ditangani oleh Sat Polair Polres Kapuas,” terang Kalpolsek, Iptu Catur Winarno.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Iwan Cavalera
Editor: Bambang CE

Pos terkait