BLUD RSU Brigjend H Hasan Basry Raih Penghargaan WBK ‎

MEMPERLIHATKAN- Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, didampingi ‎Direktur BLUD RSU Brigjed H Hasan Basry Kandangan dr Rasyidah, dan Inspektor Kabupaten HSS, Rusmajaya, memperlihatkan penghargaan WBK (Kominfo)

Kandangan, kalselpos.com – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Brigjed H Hasan Basry Kandangan, meraih penghargaan sebagai Rumah Sakit (RS) yang memenuhi standar Wilayah Bebas Korupsi (WBK)‎ dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia (RI).

Penghargaan WBK sendiri diserahkan secara virtual oleh Menpan-RB, Tjahjo Kumolo, dalam gelaran acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM 2020, di Jakarta, Senin (21/12/2020).‎
‎‎
Penghargaan bergengsi predikat WBK merupakan sebuah apresiasi kepada instansi pemerintah, yang mampu berusaha lebih untuk membangun unit kerja percontohan yang berintegritas dan melayani dengan prima, untuk‎ mendorong kemajuan reformasi birokrasi di Indonesia.

“Terima kasih jajaran BLUD RSU Hasan Basry Kandangan yang selama ini terus berkomitmen untuk memperkuat zona integritas hingga memperoleh penghargaan WBK,” ucap Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, didampingi ‎Direktur BLUD RSU Brigjen H Hasan Basry Kandangan dr Rasyidah, dan Inspektor Kabupaten HSS, Rusmajaya, di Media Center Setda HSS.

Bacaan Lainnya

Namun, kata Bupati, ‎penghargaan bukan sebuah tujuan utama, tetapi sebagai motivasi untuk berbuat yang lebih baik lagi.

“Semoga penghargaan yang diterima ‎akan terus meningkatkan pelayanan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur BLUD RSU Hasan Basry Kandangan dr Rasyidah, menyatakan penghargaan yang diterima adalah tindak lanjut dari arahan Bupati yang menghendaki dalam bekerja itu dengan yang seharusnya bukan apa adanya.

Menurutnya di akhir tahun 2019, BLUD RSU Hasan Basry Kandangan telah mencanangkan zona integritas dan sejak saat itu seluruh jajaran RS terus bekerja dan berbenah untuk menjadi suatu zona yang menerapkan zona integritas.

Dikatakannya, dalam pembenahan zona integritas tersebut ‎ada 6 area perubahan yang dilakukan pihak, yaitu perubahan pada penatalaksanaan, perubahan manajemen SDM, pengawasan, manajemen birokrasi dan juga perubahan manajemen pelayanan publik.

“Area-area inilah yang menjadi fokus kami untuk melakukan perubahan. Alhamdulillah perubahan yang dilakukan berhasil meraih WBK,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, di situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan jajaran RS bekerja ekstra, di samping pelayanan yang harus transparan diharuskan juga menyesuaikan dengan kondisi pandemi.

“Alhamdulillah melalui berbagai terobosan dan inovasi dari kawan-kawan bisa membantu masyarakat untuk berobat,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sofan
Editor : Zakiri

Pos terkait