Berita Nomor 5 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Mobil Listrik buatan siswa SMKN 5 Banjarmasin siap Dipasarkan

  • Whatsapp
Kadisdik Provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf Efendi didampingi Kepala SMKN 5 Banjarmasin, Dr Drs Syahrir MM usai mencoba Mobil listrik produksi siswanya.(Anas Aliando)

Berita Nomor 5 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Mobil Listrik buatan siswa SMKN 5 Banjarmasin siap Dipasarkan

 

Bacaan Lainnya

 

Banjarmasin, kalselpos.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yusuf Efendi mengaku bangga atas keberhasilan siswa SMKN 5 Banjarmasin yang berhasil membuat mobil listrik.

Hal itu disampaikan Yusuf usai mencoba secara langsung mobil listrik di halaman sekolah tersebut, Senin (14/12/2020).

“Kami bangga dan memberikan apresiasi serta penghargaan kepada peserta didik beserta guru pembimbing SMKN 5 Banjarmasin. Semoga ini  menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa SMK lain untuk terus berkarya. Semoga karya bermanfaat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat kita,” ujarnya kepada wartawan.

Yusuf mengharapkan, kedepan produk ini harus terus dievaluasi dan makin ditingkatkan kualitasnya. Kemudian sekolah merangkai kerjasama dengan instansi pemerintah maupun dunia usaha dan  industri.

“Mobil ini  bisa dibeli untuk memenuhi kebutuhan dunia industri dan instansi pemerintah. Kami yakin akan terus melangkah maju dan ini salah satu indikator bahwa SMK ini semakin meningkat baik mutu maupun kualitas pendidikannya,” cetusnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan itu menyampaikan, mobil listrik ini adalah satu-satunya yang di produksi di Kalsel.

Kepala SMKN 5 Banjarmasin, Dr Drs Syahrir MM menjelaskan, mobil listrik lahir setelah melihat akan kebutuhan masyarakat. “Membuat sesuatu melihat dari nilai proposition atau nilai yang bisa termanfaatkan bagi masyarakat,” ujarnya.

Syahrir berujar, mobil  karya siswanya itu bisa digunakan bagi yang suka main golf, wisata di pantai dan tempat anak-anak bermain di alam terbuka.

Syahrir mengklaim, harga mobil listrik tidak semahal mobil berbahan bakar.

“Biayanya tidak seharga mobil dan bisa minta di desain sesuai dengan pesanan,” terangnya.

Dalam waktu dekat, beber pria ramah namun tegas itu, SMKN 5 akan memproduksi lagi yang bisa digunakan sepeda motor, namun bentuknya seperti mobil. “Saat ini sudah tahapan perancangan,” ungkapnya.

Meskipun mobil listrik ini produksi anak SMK, namun Syahrir menegaskan bukan diproduksi asal-asalan. “Kami tidak asal bikin, ada ukuran dan standar tertentu, misalnya suspensi kaya apa, singkronisi kaya apa. Hitungan-hitungan itu yang mahal, tapi kita tidak menjual hitungan,” bebernya.

Satu unit mobil listrik, ungkap Syahrir paling lama dibikin  2 minggu. Yang mengerjakan siswa kelas 11 dan 12.

Proses perakitan mobil sendiri berlokasi di dalam gudang khusus yang terletak di belakang SMKN 5.

“Mobil akan kami  pasarkan  kepada instansi pemerintah, swasta dan masyarakat untuk bisa digunakan. Ini sudah ada kepala sekolah yang pesan. Kami tidak mengambil untung yang penting anak-anak bisa terampil,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Pos terkait