Tegas, Satgas Covid-19 HSS Akan Bubarkan Kerumanan Masa

  • Whatsapp
RAPAT- Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Selatan saat melakukan rapat.(Humas)‎

Kandangan, kalselpos.com – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) masih terjadi penambahan, dan yang terbaru klaster rumah tahan (rutan) Kandangan Kelas 2 Kandangan sebanyak 42 penghuni dan petugas terpapar Virus Corona.

Oleh karena itu, untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 di Bumi Antaludin, Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry‎, meminta semua lapisan masyarakat untuk terus memasyarakatkan protokol kesehatan (prokes).

Bacaan Lainnya

“Pakailah masker saat beraktivitas diluar rumah, cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan menghindari kerumunan, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” ujar Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati, Syamsuri Arsyad, Selasa (24/11/2020)

Menurutnya, kerumunan massa yang terjadi di masyarakat sangat berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.

“Meski menggunakan masker, penularan bisa saja terjadi saat berada di kerumunan massa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kedepan pihaknya akan lebih mengurai kerumunan massa melalui penerapan peraturan bupati (perbup) nomor 44 tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya dan pengendalian Covid-19.

“Untuk mengurai kerumanan nanti ditangani langsung oleh Polres HSS, Kodim 1003 Kandangan bersama Satpol PP,” ungkapnya.

Kapolres HSS, AKBP Siswoyo, mengatakan untuk mengurai kerumunan pihaknya minta kepada masyarakat tidak melakukan hajatan dan kegiatan lain yang mengundang massa.

“Kalau masyarakat yang akan menyelenggarakan hajatan atau kegiatan harus minta izin Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Telah melaporkan kepada Satgas Covid-19 akan dilihat bagaimana pelaksanaannya di lapangan, apakah apakah kegiatan sesuai dengan prokes atau tidak, seperti pembatasan jumlah orang yang diundang dan pembatasan tempat jaga jarak.

“Semua masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan harus mematuhi prokes, jika tidak akan dibubarkan,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1003 Kandangan, Letkol Arm Dedy Soehartono, mengatakan sesuai dengan yang disampaikan oleh pak bupati, pihaknya minta komitmen kepada seluruh komponen masyarakat, bahwa salah satu cara mencegah penularan Covid-19 mencegah kerumunan.

Dikatakannya, pihaknya juga sudah mendapat perintah langsung dari Pangdam untuk membubarkan setiap bentuk kegiatan yang berpotensi menjadi kerumunan.

“Semua kegiatan yang menyebabkan kerumunan akan dibubarkan sesuai dengan perintah pimpinan, termasuk acara perkawinan,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan untuk berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 di wilayah masing-masing, untuk memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan membuat surat pernyataan.

“Kami juga minta masyarakat untuk melaporkan secara aktif jika ada kegiatan yang mengakibatkan kerumunan, sehingga akan diambil tindakan,” pungkas Dandim.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sofan
Editor : Zakiri