Pemkab HSS Tanam Padi Organik di Kawasan Embung

  • Whatsapp
TANAM PADI- Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, didamping Wakil Bupati, Syamsuri Arsyad bersama forkopimda, tanam padi organik sistem budidaya padi dan ternak itik.(Sofan)

Kandangan,kalselpos.com– Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Achmad Fikry didampingi Wakil Bupati, Syamsuri Arsyad bersama forkopimda, tanam padi organik sistem budidaya padi dan ternak itik dan peresmian embung, di lahan kelompok tani budi bakti, di Desa Gambah Dalam, Kecamatan Kandangan, Senin (23/11).‎

‎Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor, mengatakan tanam padi organik dan budidaya itik dilakukan untuk meningkatkan pendapatan petani dengan cara memaksimalkan lahan melalui embung irigasi.

‎Dikatakannya, pembangunan embung bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian yang merupakan salah satu inovasi bagaimana menyediakan air pada lahan tadah hujan.

Bacaan Lainnya

“Semoga dengan adanya embung lahan tadah hujan tersebut bisa melaksanakan tanam padi dua kali,” harapnya.

Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, mengatakan taman padi organik sistem budidaya padi dan ternak itik cukup menarik, karena ada embung yang bisa mengatur tanam padi organik dan ternak itik.

Ia berharap semakin banyak pemerintah memfasilitasi petani dalam mengembangkan pertanian, kedepan akan mampu mendorong peningkatan pendapatan para petani sehingga lebih sejahtera lagi kedepannya.

“Terima kasih kepada semua pihak-pihak yang telah membantu dalam gembangan pertanian di HSS,” ucapnya.

Di samping itu, Dandim 1003 Kandangan, Letkol Arm Dedy Soehartono, mengatakan pupuk organik cair 1003 yang diberikan kepada para petani sebagai wujud sumbangsih dalam rangka membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS mengembangkan pertanian.

Menurutnya, pupuk organik 1003 ini dibuat oleh Danramil Simpur Kapten Abdi Wirawan yang bahannya semua dari bahan organik.

“Pupuk organik 1003 sudah mendapat sertifikasi dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel dan dari hasil lab disampaikan bahwa pupuk ini sangat bagus untuk memelihara kondisi tanahnya,” jelasnya.

Kepala Agronomi PT Prima Agro Tech, ‎Arif Purnomo, menambahkan untuk membantu petani dalam pengembangan padi organik, pihaknya telah memberikan bantuan stimulus berupa, orizaplus, humat top, biotracol, entomobac dan BT Max.

“Bantuan diberikan untuk pengembangan pertanian padi organik seluas 60 hektar di wilayah Kecamatan Kandangan,” ujarnya.‎

Oleh karena itu, ia berharap agar bantuan yang diberikan kepada para petani dapat mengembangkan sektor pertanian padi organik‎ yang lebih baik dan sehat untuk dikonsumsi.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

‎Penulis : Sofan‎
Editor : Zakiri‎