Soal Dua ASN Langgar Netralitas, BKD Masih Tunggu Putusan KASN

  • Whatsapp
Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin, Syafri Azmi (Fudail)

Banjarmasin, kalselpos.com – Permasalahan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 masih berlanjut.

Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat) Kota Banjarmasin sampai saat ini masih menunggu rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Bacaan Lainnya

Kepala BKD Diklat Kota Banjarmasin, Syafri Azmi, mengaku tak bisa buru-buru menjatuhkan sanksi terhadap dua oknum ASN tersebut. Pasalnya, ia masih harus menunggu rekomendasi dari KASN.

“Kami dari Pemko itu menunggu apa nantinya rekomendasi dari Komisi ASN,” ujar Azmi, Kamis (19/11/2020).

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya belum bisa memperkirakan jenis sanksi seperti apa yang nantinya akan dijatuhi untuk ASN tersebut. Apakah hukuman tingkat ringan, sedang ataupun berat.

“Jadi kita tunggulah apa nanti rekomendasinya. Baru kita tindak lanjuti,” tandasnya.

Untuk diketahui, dua ASN yang tidak netralitas itu berasal dari Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Banjarmasin Barat.

Dua ASN yang masih termasuk dalam Pemko Banjarmasin diduga terlibat dalam kampanye calon kepala daerah 2020.

Kasusnya saat ini sudah dilanjutkan Badan Pengawas Pemilu Kota Banjarmasin ke KASN.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri