Atlet PON Kalsel Diberi Bimbingan Psikologi

  • Whatsapp
Kegiatan Pembekalan Psikologi Atlet (Ahmad Fauzie) Foto dalam berita : Ir.Gusti Perdana Kusuma/ Ketua Binpres KONI Kalsel (Ahmad Fauzie)

Banjarmasin, kalselpos.com – Sejumlah atlet Kalimantan Selatan yang terverifikasi bakal berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 mendatang diberi bimbingan dan keterampilan psikologi di aula Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel, Selasa (17/11).

Kegiatan yang digelar KONI Kalsel itu merupakan upaya memaksimalkan kondisi mental para atlet banua sebelum berlaga di ajang multi even olahraga empat tahunan tanah air ini.

Bacaan Lainnya

Tim psikologi yang memberikan keterampilan ini, M Arsyad menyebutkan, tujuan kegiatan ini untuk memberikan bekal dasar untuk atlet dalam melatih mental juara.

“Ini merupakan rangkaian program kami di Tim psikologi KONI Kalsel, sebagai persiapan untuk memberikan sedikit bekal keterampilan psikologi pada atlet Kalsel yang nantinya bisa dilatih dan diterapkan oleh atlet, untuk dapat memaksimalkan potensi mereka secara psikologis,” ucap M Arsyad kepada kalselpos.com di sela kegiatan.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kalsel Gusti Perdana Kusuma mengatakan, Keterampilan Psikologi Atlet Cabang Olahraga ini merupakan untuk menambah kepercayaan diri para atlet.

“Pembekalan psikologi ini, tidak lain ingin menambah kepercayaan diri para atlet. Termasuk bagaimana mengatasi kecemasan, ketakutan sebelum bertanding maupun sedang menghadapi lawan,” ungkap Ketua Binpres KONI Kalsel, Gusti Perdana Kesuma kepada wartawan, kemarin.

Gusti menambahkan pembekalan seperti sangatlah penting dilakukan terlebih terlebih karena banyaknya program latihan yang tak maksimal berjalan akibat pandemi.

“Apalagi masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana program latihan tidak bisa dilaksanakan secara maksimal. Termasuk kendala uji coba di daerah maupun ke luar negeri ya itu sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi dan mental atlet selama persiapan menuju PON XX 2021 di Papua,” bebernya.

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari ini yaitu Selasa dan Rabu hal ini lantaran harus membagi jumlah pesertanya.

“Mengingat pesertanya cukup banyak, maka kegiatan ini kami bagi dalam dua sesi selama dua hari dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin sesuai anjuran pemerintah,” pungkas Gusti.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri