PKL di Cagar Budaya Candi Agung Akan Ditertibkan

  • Whatsapp
Rapat Koordinasi Program Penataan Kawasan Perkotaan, Perkantoran Dan Kawasan Lingkungan Pendidikan Serta Cagar Budaya di ruang rapat Sekda Lantai II Kantor Bupati HSU

Amuntai, kalselpos.com – Aktivitas Pedagang Kaki Lima (PK) yang berada di sekitar obyek wisata Cagar Budaya Candi Agung Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) akan ditertibkan.

Hal ini dibahas saat dilaksanakan Rapat Koordinasi Program Penataan Kawasan Perkotaan, Perkantoran Dan Kawasan Lingkungan Pendidikan Serta Cagar Budaya di ruang rapat Sekda Lantai II Kantor Bupati HSU, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Amuntai Kota, Ipda Syaifullah yang mengikuti kegiatan rakor tersebut menjelaskan, terkait program penataan kawasan perkotaan, perkantoran dan kawasan lingkungan pendidikan serta cagar budaya.

Rapat dipimpin oleh Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Kab. HSU Jumadi SAP, MT dengan diikuti Dinas Perkim-LH Ahmad Rusdani, Camat Amuntai Tengah Drs. Khairussalim, Kapolsek Amuntai Kota Ipda Syaifullah, Danramil Amuntai Tengah Kapten Pon Seven, Lurah Sei Malang Fikri Ilhami, Upt. Candi Agung H. Subeli, M.Pd, Anggota SatPol PP.

Plt Kasatpol PP HSU, Jumadi mengatakan, penertiban tersebut dilakukan atas permintaan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kalsel.

“Keputusannya dilakukan penertiban PKL yang ada di sepanjang pagar obyek wisata candi agung Jalan Empu Mandastana, Kelurahan Sungai Malang,” ujarnya.

Selain itu, adanya laporan masyarakat terkait keberadaan PKL yang ada di sepanjang pagar obyek wisata Candi Agung yang meresahkan pengunjung dan masyarakat.

“Berdasarkan yang disampaikan oleh Kasatpol PP, ada aktivitas warung sehari-harinya sering mengadakan hiburan musik keyboard dan para pelayan warung berpakaian seksi atau tidak pantas dilihat,” tambahnya.

Bahkan, menurutnya, tidak jarang para PKL menggunakan listrik dan air yang diambil dari milik Dinas Upt Candi Agung sehingga pembayarannya melonjak tinggi.

Oleh karena itu, para PKL akan dilakukan penertiban, serta akan dicarikan solusi pemindahan terhadap para PKL.

“Kita telah melakukan pertemuan dengan para PKL bersama pihak pemerintah daerah. Saat ini kita sedang mencari solusinya, antara kebijakan pemda dan keinginan mereka dan dalam waktu dekat akan disampaikan ke para pedagang PKL bagaimana keputusan akhir dari pemda,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan,melalui Kapolsek Amuntai Kota Ipda Syaifullah menyatakan, pihaknya akan turut membantu penertiban mendampingi SatPol PP, serta setuju dengan solusi.

Namun ia tetap meminta agar para PKL di carikan lokasi dan solusi sehingga tidak terjadi konflik mengingat situasi saat ini rawan dengan aksi rusuh dan lainnya.

“Termasuk kita tetap menerapkan protokol kesehatan dalam segala kegiatan nantinya,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Adiyat
Editor: Zakiri

Pos terkait