Solusi PMKS dan AMKS Harus Konkrit

Foto bersama Anggota Komisi IV DPRD Kalsel saat foto bersama dengan mahasiswa di perantauan. (ist)

Banjarmasin, kalselpos.com– Rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) yang dilaksanakan para Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel di tiga daerah, yaitu Surabaya, Bandung dan Yogyakarta untuk menyoroti beberapa fasilitas dan sarana serta beberapa persoalan lainnya, hampir semua Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Asrama Mahasiswa Kalsel (AMKS) yang tersebar di Indonesia.

Hal demikian penting agar ada upaya konkrit dan nyata, sehingga benar-benar ada hasil dari kualitas setiap aspirasi yang disampaikan dalam kunjungan kerja tersebut.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Kami ingin ada tindak lanjut dengan upaya konkrit, bukan hanya sebatas penyerapan aspirasi semata, seakan kunjungan biasa saja,” ujar Ketua
Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin kepada kalselpos.com Minggu (25/10).

Ia menambahkan, perlunya sinergitas yang baik dan hasil yang nyata setiap keinginan masyarakat untuk diselesaikan dengan solusi yang efektif. Oleh karena itu pihaknya kembali melaksanakan musyawarah bersama yg melibatkan seluruh stakeholder, termasuk PMKS-AMKS seluruh Indonesia melibatkan seluruh Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi maupun 13 kabupaten dan kota yang bertempat di Kantor Perwakilan Kalsel di Jakarta

“Insha Allah Komisi empat bersama DPD KNPI Kalsel pada tanggal 26 Oktober 2020 akan kembali merumuskan pertemuan ini,” ujarnya.

Disamoaikannya, sebagai upaya tindak lanjut perlu merumuskan kebijakan dalam pemberdayaan dan dukungan kepada adik-adik mahasiswa merupakan duta pendidikan banua, seiring dengan usaha kita mempersiapkan generasi muda Kalsel yang tangguh, mampu bersaing, bahkan bisa memenangkan persaingan global.

Tentunya tidak ingin menjadikan kualitas demografi meliputi ukuran, struktur dan distribusi penduduk. Semua itu harus kita hadapi karena jika tidak akan menjadi sebuah bencana demografi bila tidak mempersiapkan para calon pemimpin Kalsel di masa mendatang.

“Dalam pertemuan ini akan banyak perihal yg perlu dibahas dan dicarikan solusi,” terang pria ramah ini.

Poin penting dalam pembahasa selanjutnya diantaranya,
kejelasan hubungan kerja antara PMKS – AMKS, tata kelola asrama mahasiswa Kalsel memerlukan banyak perbaikan, mengumpulkan keterangan dan masukan terkait rencana pembentukan Perda Penguatan Fasilitasi Perguruan Tinggi serta Kemahasiswaan Kalsel,
Koordinasi dan harmonisasi pembinaan PMKS antara pemprov dengan 13 kabupaten atau kota.

Peningkatan sarana, prasarana asrama, pembinaan serta peningkatan fungsi PMKS sebagai Duta Pendidikan, Seni Budaya Pariwisata.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan membuahkan hasil seperti yang kita harapkan bersama,”pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sidik Alponso
Editor : Muliadi

Advertisements