Berita Nomor 8 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Perempuan Loksado Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara dan Serviks ‎

  • Whatsapp
MEMANTAU- Ketua TP PKK Kabupaten HSS, Hj Isnaniah Achmad Fikry didampingi wakilnya Srie Astuti Syamsuri Arsyad, memantau pelaksanaan tes IVA dan ‎Sadanis di Kecamatan Loksado.(Kominfo)‎

Berita Nomor 8 , dari 10 Berita Paling Banyak Dibaca Dalam Sepekan :Perempuan Loksado Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara dan Serviks ‎

 

Bacaan Lainnya

 

Kandangan,kalselpos.com– Setelah melakukan pemeriksaan test Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan pemeriksaan payudara secara klinik (Sadanis) di beberapa Kecamatan, Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Puskesmas kembali melakukan pemeriksaan, di wilayahan Kecamatan Loksado, Senin (19/10/2020).‎

Pemeriksaan mencegah kanker rahim dan payudara yang dilakukan di dua lokasi terpisah, yaitu Puskesmas Malinau dan Puskesmas Loksado ini langsung ditinjau Ketua TP PKK Kabupaten HSS Isnaniah didampingi Wakil Ketua I Srie Astuti.

Ketua TP PKK Kabupaten HSS Isnaniah Achmad Fikry mengatakan, pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode tes IVA dan kanker payudara dengan metode sadanis ini dilakukan untuk melindungi wanita dari kanker payudara dan kanker serviks. Selain itu juga bertujuan untuk mewujudkan Indonesia bebas kanker payudara dan serviks.

“Sehingga kaum perempuan di Kabupaten HSS terhindar dari penyakit kedua kanker yang merupakan pembunuh wanita nomor satu di Indonesia,” ucaonya.

Ia mengapresiasi kegiatan yang diikuti cukup banyaknya kaum perempuan di Bumi Antaludin yang ikut melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim dengan metode tes IVA dan kanker payudara dengan metode sadanis di setiap Kecamatan dilakukan oleh tim P2PTM.

Menurutnya, di Kabupaten HSS ada satu Puskesmas yang ditunjuk sebagai lokasi rujukan apabila ada yang positif IVA test dari Kecamatan lain. Yaitu Puskesmas Kalumpang.

“‎Puskesmas Kalumpang dijadikan lokasi rujukan karena ada alat dan dokter terlatih untuk melakukan krioterapi bagi pasien positif,” ujarnya.‎

Ketua TP PKK Kecamatan Loksado, Ida Suharni mengatakan pemeriksaan rutin ini diikuti kaum perempuan sebanyak 39 orang dari Desa Halunuk, Panggungan, Loksado, Hulu Banyu, dan Desa Haratai. ‎

“Pemeriksaan dibagi dua lokasi, Puskesmas Malinau ada 19 orang dan Puskesmas Loksado 20 orang,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sofan
Editor : Zakiri