Suhaimi bikin Inovasi Terbaru Permudah Layanan Sertifikasi Tanah

Kepala kantor BPN Batola, Dr H Ahmad Suhaimi S.Sos SH MH saat launching Lensa Batola di Kecamatan Tamban, Batola. (muliadi

Marabahan, kalselpos.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Barito Kuala (Batola) membuat terobosan inovasi terbaru untuk mempermudah masyarakat agar cepat mendapat informasi tentang Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Bacaan Lainnya

“Inovasi terbaru ini menyerupai videotron yang ini diberi nama ‘Lensa Batola’ yaitu layanan pengurusan tanah berbasis elektronik yang tujuannya untuk memberi kemudahan masyarakat dalam pengurusan sertifikasi tanah hak milik mereka,” ujar Kepala Kantor BPN Batola Dr Ahmad Suhaimi S. Sos,SH MH.

Selain itu, Lensa Batola juga bertujuan untuk melebur miss persepsi yang terjadi di masyarakat, sehingga masyarakat akan menjadi cerdas.

Dikatakannya, sebelum adanya Lensa Batola ini target BPN Batola rendah dalam hal pengukuran untuk melakukan sertifikasi tanah, khususnya di wilayah Kecamatan Tamban.

Alhasil dengan membuat inovasi terbaru ini, ternyata hasilnya perubahan signifikan. Sebab masyarakat menjadi mudah paham, tanpa harus bertanya-tanya lagi untuk sertifikasi tanah dalam program PTSL.

“Inovasi digitalisasi ini terbukti sudah 3000 – 4000 bidang tanah yang terukur, khususnya di wilayah Desa Purwosari 1 dan Desa Purwosari Baru, Kecamatan Tamban,”cecar Suhaimi saat launching penyuluhan Lensa Batola di tengah pasar Tamban kilometer 10 dan sekaligus memberikan doorprize kepada warga setempat, Minggu (18/10/2020).

Suhaimi meyakini, inovasi digitalisasi yang menyerupai videotron ini satu-satu nya di Kalimantan Selatan yang mana membuat masyarakat berperan aktif mendukung program PTSL ini.

Menurutnya, karuan pemerintah berniat ingin mencapai target penyertifikatan tanah. Demikian ini tanpa ada peran serta dukungan masyarakat tentu akan sulit.

Untuk membangun peran serta masyarakat tersebut, mereka harus diberikan pemahaman dengan cara mengedukasi berbagai macam cara telah dilakukan.

“Saya optimis target sertifikasi tanah program PTSL di Batola tercapai target yang sesuai harapan,” tandasnya.

Kepala Desa Purwosari Baru, Sujinal dan Kepala Desa Purwosari Baru dengan panggilan akrab pak Cangkir ketika datang dengan masing- masing membawa warganya mengungkapkan, dengan adanya program PTSL ini akan mampu mengusir sengketa tanah di wilayah desa kami.

“Sebelum diberikan pemahaman dengan digitalisasi ini, masyarakat tidak mau membuat sertifikat tanah mereka. Namun dengan adanya diberikan pemahaman inovasi BPN Batola terbaru ini, maka warganya berbondong – bondong mendatangi Kades ingin minta sertifikasi tanah mereka,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliadi