Bawaslu Kotabaru hentikan Perkara dugaan Pelanggaran Kampanye

  • Whatsapp
Ketua Bawaslu Mohamad Erfan didampingi Kodiv Penanganan Pelanggaran Akhmad Gafuri.

Kotabaru, kalselpos.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotabaru menghentikan perkara Sayed Jafar, sebagai terlapor dugaan pelanggaran Pilkada. Penghentian perkara dengan register 002/REG/LP/PB/Kab/22.09/X/2020, karena tidak terpenuhi unsur-unsur tindak pidana pemilihan.

Bacaan Lainnya

Namun terhadap perkara ini Bawaslu meneruskan kepada instansi yang berwenang terkait erat dugaan pelanggaran undang-undang lainnya.

Selain Sayed Jafar calon bupati Kotabaru nomor urut 1. Bawaslu juga menghentikan perkara nomor register 003/REG/LP/PB/Kab/22.09/X/2020 yang diduga melibatkan Kepala Desa Sarangtiung M Yohanies, karena tidak cukup bukti atau tidak terpenuhi unsur-unsur tindak pidana pemilihan.

Tapi terhadap perkara ini, Bawaslu juga akan meneruskan kepada instansi yang berwenang terkait erat dugaan pelanggaran undang-undang lainnya.

Hal itu dikemukakan Ketua Bawaslu Mohamad Erfan didampingi Kodiv Penanganan Pelanggaran Akhmad Gafuri, dalam jumpa persnya kepada wartawan, Senin sore (19/10/2020).

Kecuali perkara nomor register 001/REG/LP/PB/Kab/22.09/X/2020 yang diduga melibatkan ASN (aparatur sipil negara) berinisial AJ telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Disampingi itu, Bawaslu akan meneruskan kepada instansi yang berwenang.

Menurut Erfan, tiga perkara yang disampaikan, sebelumnya dilakukan pembahasan kedua dihadiri oleh Pengawas Pemilihan, Penyidik Tindak Pidana Pemilihan, dan Jaksa. Membahas kajian Pengawas Pemilihan dan laporan hasil penyelidikan atas adanya dugaan pelanggaran.

Terhadap perkara itu, lanjut Erfan, sebelumnya Bawaslu didampingi anggota Sentra Gakkumdu telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan dan/atau klarifikasi secara marathon sekitar lima hari terhadap pihak pelapor (dua orang).

Terlapor (tiga orang) dan saksi-saksi berjumlah 17 orang. Selain meminta keterangan Ahli (dua orang) yakni Ahli Hukum Tata Negara dan Ahli Hukum Pidana berdasarkan bukti dan berupa surat-surat, dokumen-dokumen, foto-foto dan video sebagai petunjuk pemeriksaan.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ardiansyah
Editor : Aspihan Zain