SPBU Adiyaksa “manjakan” Konsumen dengan Alunan Musik

Pengawas SPBU Adiyaksa Kayutangi, Muhammad Arizal Budiyono bersama salah satu operator menunjukkan speaker musik untuk menghibur konsumen.(Anas Aliando)

Kandangan, kalselpos.com – Lagu berjudul ‘Kakamban Habang’ karya H Anang Ardiansyah berkumandang merdu menyeruak dari sudut area SPBU Adiyaksa Kayutangi, Sabtu (17/10/2020) siang.

Di SPBU No.64-701-002 tersebut, alunan lagu Banjar  membikin suasana adem bagi masyarakat yang sedang mengisi BBM di SPBU tersebut.

Bacaan Lainnya

“Sudah dua tahun ini kami meletakkan speaker  di sudut SPBU dan menyetel kan lagu-lagu baik dangdut, pop dan kasidah, tujuannya tidak lain agar masyarakat menjadi senang tetap enjoy dan heppy ketika mengantri giliran kendaraannya diisi BBM,” ujar Muhammad Arizal Budiyono, pengawas SPBU Adiyaksa kepada kalselpos.com, Sabtu siang.

Disampaikannya, manfaat dari lagu yang “disuguhkan” dapat terlihat dari wajah masyarakat yang berbinar dan bahkan ada yang menggerakkan kakinya menikmati alunan musik sambil antri BBM

“Itulah tujuan kami, bikin senang konsumen yang mengisi BBM di SPBU Adiyaksa, tentu saja kami terus memberikan layanan terbaik kepada mereka,” ujar pria beranak dua tersebut.

Rizal membeberkan, lagu yang diputar bervariasi menyesuaikan hari. Misalnya hari Jumat di putarkan lagu kasidah, kalau malam Sabtu dan malam Minggu lagu dengan irama menghentak atau lagu remix.

“Kami biasanya menyesuaikan kondisi di SPBU, kalau antrian lumayan panjang dan harinya panas, maka kami putarkan lagu yang menyejukkan seperti nasyid dan lagu pop Indonesia. Sebaliknya kalau cuaca dingin kami setel lagu yang dapat membuat suasana hangat,” ungkapnya.

Selain memutarkan lagu-lagu menarik, pihaknya juga memutarkan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan Covid-19.

“Kami juga menyampaikan program terbaru Pertamina sehingga masyarakat dapat mengetahuinya,” beber Rizal.

Salahsatu  pengisi BBM, Ibu Rabinah yang tinggal di Kayutangi 2 Kompleks Kejaksaan kepada kalselpos.com mengatakan, dirinya merasa senang dan terhibur dengan lagu yang diputar. 

“Petugas SPBU sangat paham dan mengerti, kami diberi hiburan pada saat mengisi BBM, kadang saya usai mengisi bensin tidak langsung keluar SPBU tapi menepi dulu karena menghabiskan satu dua lagu yang kebutalan favorit saya,” ungkapnya.

Rizal menambahkan, selain bertujuan bikin senang konsumen saat  mengisi BBM, alunan lagu juga dinikmati oleh operator SPBU yang melayani pembeli.

“Dengan adanya musik, gairah bekerja semakin meningkat, namun kami tetap mengutamakan pelayanan dengan keramahan selalu senyum dan menyapa konsumen,” ungkapnya.

Selain itu, beber Rizal, SPBU  Adiyaksa selama ini tidak melayani pembeli yang menggunakan jiregen atau wadah plastik.

“Kami tegaskan, SPBU Adiyaksa tidak melayani pembelian dengan jiregen meski sering dipaksa pembeli. Ini sudah komitmen kami mengutamakan pembeli yang mengisi BBM secara wajar,” imbuhnya.

Rizal berujar, kadang ada masyarakat yang iseng memodifikasi tanki mobil sehingga muatannya banyak.

“Tentu kami tidak bakalan melayani konsumen yang memodifikasi tanki. Kami juga  tidak melayani pengisian jika mesin kendaraan tidak dimatikan, merokok, menggunakan hp, mengisi jiregen atau  wadah plastik,” ungkapnya.
 
Rizal menambahkan, saat ini SPBU Adiyaksa mempunyai 12 orang operator, empat office boy, satu penjaga lalu lintas dan satu petugas keamanan.

“SPBU Adiyaksa juga melayani pembayaran melalui aplikasi My Pertamina sehingga semakin memudahkan konsumen,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE