SJA Arul diperiksa terkait penyerahan Bansos

H Said Jafar dan Andi Rudi Latif sekitar pukul 10.30 wita, Jumat (16/10) tadi beserta tim pemenangannya memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Kotabaru,kalselpos.com – Dengan mengenakan baju kemeja putih pakai peci hitam dan masker warna putih Paslon nomor urut 1, H Said Jafar dan Andi Rudi Latif sekitar pukul 10.30 wita, Jumat (16/10) tadi beserta tim pemenangannya memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten kotabaru terkait dugaan pelanggaran kampaye Pemilu yang dilakukan atas aduan dari tim Burhanuddin dan Bahruddin (2 BHD), yang merupakan lawan dari pasangan ini.

Bacaan Lainnya

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Kotabaru Ahmad Gafuri, SH, M.Hum saat dimintai keterangannya oleh Kalselpos.com mengatakan, pemanggilan Paslon SJA Arul merupakan tindak lanjut laporan yang disampaikan oleh tim Paslon nomor urut 2 yakni 2 BHD yang diduga ada melakukan pelanggaran kampaye Pemilu saat penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) pasca kebakaran di Desa Tarjun Kecamatan Kelumpang Hilir pekan lalu. “Memang pemanggilan ini untuk klarifikasi berita yang beredar baik itu di media sosial maupun media cetak,” ujar Gafuri.

Disambungnya lagi, ada sekitar 12 pertanyaan yang diajukan oleh pihak Bawaslu Kotabaru terkait Bansos yang diberikan oleh Paslon nomor urut 1 SJA Arul pada pasca kebakaran di Desa Tarjun tersebut.

“Bawaslu dalam hal ini juga akan memanggil berberapa orang lagi untuk dimintai keterangan terkait Bamsos ini,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain