Pambakal ancam tutup Jalan Tapin-Batola, Pemprov lakukan mediasi

Roy Rizali Anwar, Plh Sekdaprov Kalsel.(Anas Aliando)

Banjarbaru, kalselpos.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov) segera melakukan mediasi dengan H Syahrani terkait rencana akan ditutupnya jalan Jalan penghubung antara Kabupaten Tapin dengan Kabupaten Barito Kuala pada tanggal 14 Oktober 2020 mendatang.

Plh Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan, Pemprov Kalsel akan melakukan mediasi dengan pihak H Syahrani atau akrab disapa Pembakal Isah yang merupakan tokoh masyarakat Tapin asal Tambarangan.

Bacaan Lainnya

“Kita akan komunikasi bagaimana caranya agar jalan tidak ditutup, jika dilakukan pembayaran maka harus melalui putusan pengadilan,” ucapnya ketika memimpin rapat di Banjarbaru, Jum’at (9/10) pagi.

Disampaikan Plh Sekdaprov, pada tahun 2020 Pemprov Kalsel telah menganggarkan uang ganti rugi namun terdapat beberapa permasalahan, sehingga tidak dapat dilakukan pembayaran.

Sebelumnya, rencana penutupan ini sebagai bentuk protes, karena menurut pihak tokoh masyarakat Pembakal Isah, proyek ruas jalan Margasari-Marabahan panjangnya sekitar 200 meter dan lebar 25 meter, tepatnya di Desa Sungai Puting Kecamatan Candi Laras Utara, belum diganti rugi.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE