Diikuti Ribuan Orang, Aksi Tolak Omnibus Law Sempat memanas

Aksi demonstrasi penolakan Omnibuslaw di Banjarmasin sempat memanas

Banjarmasin,kalselpos.com – Aksi penolakan Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja yang saat ini tengah berlangsung di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan sempat memanas.

Aksi yang diikuti oleh ribuan mahasiswa dan kaum buruh ini pecah lantaran massa memaksa untuk masuk ke dalam gedung DPRD Kalsel, untuk menolak pengesahan Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-undang di depan.

Bacaan Lainnya

Menyikapi aksi ribuan massa, aparat kepolisian langsung memasang Security Barier atau kawat berduri di depan Sekretariat DPRD Kalsel.

Kawat berduri sepanjang kurang lebih puluhan meter itu dipasang secara memanjang di depan rumah Banjar tersebut.

Dari depan kantor Bank Mandiri Syariah sampai dengan pintu masuk sebelah kiri sekretariat DPRD Kalsel.

Sebelumnya, ribuan massa dan ratusan aparat kepolisian sempat diwarnai aksi saling dorong.

Aparat kepolisian sempat mundur beberapa langkah.
Mereka juga sudah menyiapkan mobil water cannon ke arah massa.

Beruntung, Kapolresta Banjarmasin AKBP Rachmat Hendrawan mampu meredam aksi massa.

Sampai berita ini ditulis, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK bersama jajaran sudah menemui ribuan massa tersebut.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Sumber : net
Editor : Zakiri

Tinggalkan Balasan