Bupati Fikry Ikuti Launching dan Pembukaan Festival Iklim 2020 secara virtual ‎

MENGIKUTI- Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry beserta jajaran ‎mengikuti launching pembukaan festival iklim 2020‎ yang digelar oleh LkHK RI secara virtual‎.(Kominfo)

Kandangan,kalselpos.com – Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Achmad Fikry didampingi Kepala Bagian Perekonomian Pembangunan dan Tata Usaha Setda HSS, Eko Harjidi Putra, ‎mengikuti launching pembukaan festival iklim 2020‎ yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) secara virtual melalui aplikasi zoom, Rabu (7/10) di Ruang Media Center Lantai II Setda setempat.

Launching pembukaan festival iklim 2020‎ dibuka oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr Alue Dohong, yang digelar selama 20 hari dari 7 hingga 27 Oktober 2020 mendatang, dengan tema “Penguatan Aksi Mitigasi dan Adaptasi Perubahan iklim di Masa Pemulihan Pandemi Covid-19”‎.

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim, Dr Ir Ruanda Agung Sugardiman M Sc, mengatakan tujuan festival iklim 2020 untuk mengkomunikasikan kepada publik mengenai hasil pencapaian kinerja dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Selain itu, merayakan kreatifitas dan inovasi pihak terkait dan masyarakat dalam menciptakan inisiatif-inisiatif kegiatan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. “Festival juga untuk mendorong pelaksanaan aksi nyata pengendalian perubahan iklim di Indonesia, khususnya di masa pemulihan pandemi Covid-19,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Alue Dohong mengingatkan pentingnya festival iklim, untuk menggelorakan semangat kebersamaan dan pelibatan berbagai pihak, mengatasi perubahan iklim sesuai dengan perannya masing-masing.

‎Dikatakannya, Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan memiliki peran kunci, sebagai motor penggerak merumuskan berbagai kebijakan pengendalian perubahan iklim, dan melaksanakan kebijakan tersebut dengan didukung seluruh kementerian, lembaga, dunia usaha, masyarakat dan pihak pihak lainnya.‎
‎‎
“Keterlibatan kementerian, lembaga, dunia usaha, LSM, masyarakat media, dan kerjasama bilateral hingga multilateral menjadi bagian penting dalam keseluruhan implementasi kebijakan perubahan iklim di Indonesia, bahkan di dalam situasi seperti ini pandemi Covid-19,” ujarnya singkat.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sofan
Editor : Zakiri

Tinggalkan Balasan