Tegas, Pemkab Bakal Tindak Perjudian di Aruh Adat

Rapat koordinasi peserta Forkopimda membahas pelarangan tindak perjudian saat penyelenggaraan Aruh Adat (ist)

Barabai,alselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) secara tegas mengambil sikap terkait perjudian yang sering mendompleng kegiatan aruh adat.

Pemerintah sendiri telah berkomitmen untuk memberantas judi, terutama dalam waktu dekat ini yang akan melaksanakan aruh adat pada 8 hingga 28 Oktober 2020 di wilayah Kabupaten HST.

Bacaan Lainnya

Komitmen ini disampaikan pada pertemuan antara Bupati dengan Forkopimda, dinas dan instansi terkait di Ruang Kerja Bupati Kabupaten HST saat membahas terkait persoalan perjudian di acara aruh adat, Senin (5/10/2020).

“Masyarakat adat yang menyelenggarakan Aruh adat, jangan lagi disusupi permainan judi,” kata Bupati H A Chairansyah.

Rencananya, Aruh Adat di desa Murung B, Tarlaga tersebut diselenggarakan dalam rangka syukuran atas hasil panen yang didapat dalam musim tanam kali ini.

Dari 52 Balai adat se HST yang tersebar di Kecamatan Hantakan, Batang Alai Selatan dan Batang Alai Timur, hanya balai adat ini yang menyelenggarakan Aruh adat terlama.

Namun sayangnya, kegiatan yang sarat akan nilai budaya tersebut disusupi perjudian yang melibatkan pihak luar lingkungan balai adat, yaitu dari kalangan masyarakat umum dan luar Kabupaten HST.

“Adanya perjudian tersebut sejak lama menuai protes warga di Kecamatan Hantakan, maupun Barabai, karena tiap kali ada perjudian, menimbulkan dampak negatif,” pungkasnya.

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Adiyat
Editor : Zakiri