Rusak Puluhan Tahun, Titian Antasan Bondan Sering Memakan Korban

titian jalan di kawasan Jalan Antasan Bondan tidak tersentuh pembangunan hingga sempat memakan korban jiwa (Fudail)

Banjarmasin, kalselpos.com– Di ujung bagian Kota Banjarmasin terdapat akses penghubung warga berupa titian berbahan kayu ulin yang tak layak dilewati bahkan membahayakan penggunanya yang melintas.

Lokasi jalan tersebut tepatnya berada di kawasan Jalan Antasan Bondan, Teluk Mendung, RT 17 Kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan kalselpos.com, jalan merupakan akses utama bagi pemukiman padat penduduk tersebut yang berada di atas bantaran Sungai Mantuil.

Salah satu warga setempat, Tini mengeluhkan kerusakan akses penghubung warga tersebut. Ia membeberkan, kondisi ini terjadi sudah cukup lama hampir 20 Tahun, bahkan menjadi keluhan warga di RT 17, lantaran rusaknya kondisi titian kayu sepanjang kurang lebih 350 meter menjadi satu-satunya akses lalu lintas warga.

“Kesian anak-anak yang sering jatuh sini, bahkan anak saya jatuh sampai robek dibagian kaki, akibat papan dari titiannya yang lepas,” ujar Tini, Senin (28/09/2020) kepada kalselpos.com.

Selain itu, Aminah, yang juga merupakan warga setempat menambahkan, sempat ada korban meninggal dunia akibat terperosok dan jatuh di titian ini bersama sepeda motor yang dipakainya.

“Ia anak saya jatuh disepeda motor karena ada lubang di titian itu, kemudian tertindih sepeda motor. Walaupun sempat dirawat rumah sakit selama 24 hari setelah itu meninggal dunia,” ungkapnya.

Sehingga, Aminah berharap kepada Pemerintah Kota Banjarmasin untuk segera memperbaiki jalan titian yang rusak ini.

Sementara itu, Ketua RT 17 Rahimah mengatakan, aktivitas masyarakat sekitar sering terganggu akibat adanya lubang-lubang di titian jalan tersebut. Pihaknya sudah mengajukan permintaan perbaikan ke pihak kelurahan ataupun kecamatan, tapi tak pernah ada tanggapan.

“Titian ini Sudah hampir 20 tahun sudah rusak, kami pihak RT sudah beberapa kali rapat pihak Pemko maka sampai saat ini tidak terialisasi,” terangnya.

Sampai saat ini jika ada titian yang berlubang maka akan ditambal secara swadaya masyarakat.

“Sampai saat kita sudah sering dijanjikan oleh Pemko dari tahun 2019 sampai tahun 2020 tetapi dengan adanya Covid-19 pembangunannya terpaksa harus di 2021 mendatang, jika tertunda atau tidak dibangun maka kami sangat kehawatiran kalau kembali adan korban yang berjatuhan,” tandasnya.

 

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri

Pos terkait