Diskoperindag Batola meningkatkan pantauan harga bahan pokok selama Covid-19.

Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono saat menyampaikan daftar harga yang naik dan turun pada sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Marabahan. (mul).

Marabahan, kalselpos.com– Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Barito Kuala (Batola) akan terus meningkatkan pemantauan dan pengawasan harga dan ketersediaan stok sejumlah bahan pokok di tengah pandemi virus corona (Covid-19) di Pasar tradisional Marabahan.

Berdasarkan rilis daftar harga hasil dari pemantauan pada minggu kedua bulan September 2020 sejumlah bahan pokok mengalami penurunan harga, seperti daging ayam ras harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu, daging ayam kampung dari Rp 80 ribu turun menjadi Rp 75 ribu.

Bacaan Lainnya

Selain itu, telur itik, cabe rawit lokal, cabe rawit tiung, tomat, kubis, ikan segar nila dan ikan peda.

Demikian itu disampaikan Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono, S.Sos saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, (16/9/20) kemarin.

Kemudian Surono juga merinci sejumlah bahan pokok kebutuhan masyarakat yang mengalami kenaikan, yaitu ikan gabus harga semula Rp 120/kg naik jadi Rp 130, ikan asin telang Rp 120 ribu – Rp130 ribu. Selanjutnya, sambung Surono, seperti wortel, ikan bawal, ikan peda dan cabe merah biasa.

“Kami rutin setiap hari Selasa melakukan pemantauan harga bahan pokok kebutuhan masyarakat di sejumlah pasar tradisional Marabahan,” pungkasnya.

alselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliadi