Lutfi Saifuddin : Budaya Banjar harus diperhatikan

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin.

Banjarmasin,kalselpos.com – Eksistensi keberadaan budaya banjar harus bisa dijaga, karena banyak komunitas warga banjar. Hal ini menunjukkan kebesaran adat budaya asli banjar harus dipelihara dan dikembangkan.

“Ini perlu didukung oleh semua pihak, terutama merasa dirinya urang banua, bukan hanya berdasar garis keturunan, tetapi mereka yang sudah hidup menetap dengan nilai kultural kuat,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel, HM Lutfi Saifuddin, Selasa (15/09).

Bacaan Lainnya

Disampaikannya, perlu diketahui bahwa budaya Banjar bukan hanya milik urang banjar di banua saja, akan tetapi juga milik warga banjar yang ada di seluruh belahan dunia, terkecuali bagi mereka di perantauan.

“Banyak masyarakat berusaha di banua dan di tanah perantauan,” imbuhnya.

Menurut Lutfi, saat ini yang terpenting adalah bagaimana perjuangan kita bersama untuk mendorong potensi “bubuhan kula banjar” di perantauan, karena sangat besar manfaatnya bila diberdayakan, seperti potensi hubungan dagang dan pariwisata.

Semua itu tentu saja berhubungan dengan perekonomian jika terakomodir dan didukung sentuhan anggaran APBD, maka tidak mustahil pula sektor ini menjadi potensi dalam PAD Kalsel. “Kalau mau meningkatkan PAD tentu hal ini tidak dapat dikesampingkan,” timpalnya.

Oleh karena itu ada aspirasi yang menjadi harapan besar mereka di tanah perantauan wajib diperhatikan pemerintah provinsi Kalsel, baik dalam bentuk pembinaan maupun sentuhan anggaran APBD.

“Semoga hal ini bisa ditindak lanjuti, sehingga bagi orang Banjar di perantauan merasa diperhatikan agar terjalin rasa kekeluargaan terjaga dengan baik,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sidik
Editor : Muliadi