Sempat Mengamuk dan Protes, Pelanggar ini Akhirnya Memilih Bayar Denda

seorang pengguna jalan protes kepada petugas saat dirinya di tertibkan tim gabungan yang menggelar operasi razia di jalan Gubernur Subarjo Banjarmasin Barat Selasa (15/9/2020) (Ahmad Fauzie)

Banjarmasin,kalselpos.com – Guna mencegah meluasnya penularan Covid 19 di Kota Banjarmasin,Tim gabungan penegakan disiplin yang terdiri dari Polresta Banjarmasin, Kodim 1007/Banjarmasin dan Satpol PP Banjarmasin melakukan operasi penegakan hukum peraturan walikota terkait protokol kesehatan Covid-19 pada Selasa (15/9/2020) pagi.

Razia penertiban masker ini pun dilakukan di Jalan Gubernur Subarjo tepatnya di depan PT.Wujaya Triutama Playwood Industri Kelurahan Basirih Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

Setiap pengendara yang melintas pun dihentikan jika kedapatan tak mengenakan masker.

Dalam pabtauan awak media, ada pengguna jalan yang akan ditertibkan sengaja balik arah guna mehindari razia. Hal ini dinilai cukup berbahaya karna berusaha melawan arus lalu lintas guna mehindari razia.

Pengguna jalan teesebut adalah warga Kecamatan Gambut, Johansyah yang ingin menuju ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Laju kendaraannya terpaksa harus di hentikan petugas, lantaran dirinya tak mengenakan masker.

Setelah didata warga yang lupa pakai masker ini pun harus rela menerima sangsi dari petugas. “Lupa pak, padahal biasa tiap hari kemana-mana selalu pakai masker, pas kebetulan hari ini saya lupa pakai masker pas ada razia,” ucap Johansyah lirih kepada kalselpos.com.

Selainbitu, petugas gabungan juga mwnggiring pelanggar lainnya yaitu dua orang remaja yang tak memakai masker. Kedua remaja ini pun harus menjalankan hukuman yaitu membacakan Teks Pancasila. Satu diantara remaja tersebut ternyata tak hapal teks Pancasila hingga terpaksa petugas harus menyuruhnya membacanya berulang-ulang.

Disela penertiban masker ini, masih juga terdapat warga yang tak terima dirinya ditertibkan lantaran tak mengenakan masker saat berkendara.

Seorang pria yang mengendarai mobil double kabin ini marah saat dirinya akan didata dan diberi sanksi. “Saya dalam mobil sendiri saja,dimana bahayanya kalau tak memakai masker?,” ketus pria berambut plontos itu kepada petugas sambil merekam video dengan handphone nya saat digiring untuk didata.

Ia pun sempat menghujat kebijakan Walikota Banjarmasin ini dihadapan petugas gabungan. Sempat terjadi adu mulut dengan petugas,namun petugas tetap memberi sangsi pada pelanggar perwali ini hingga yang bersangkutan akhirnya memilih hukuman membayar denda sebesar Rp 100.000.

Dalam operasi ini terdapat 19 orang yang terjaring tidak mematuhi protokol kesehatan semua pelanggar ini diberi sangsi oleh petugas termasuk membayar denda.

 

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri