Hasanuddin Murad Menilai Peraturan KPU terkesan Abu-abu

  • Whatsapp
Anggota Komisi I DPRD Kalsel, H Hasanuddin Murad. (dik)

Banjarmasin, kalselpos.com – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, H Hasanuddin Murad menilai bahwa Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terkesan abu-abu.

Karena tidak ada kejelasan, terutama mengenai Bakal Calon (Balon) kepala daerah jika hasil tes swab positif Covid 19 apakah hanya menjalani karantina mandiri selama 14 hari kedepan, karena pada fase nanti ada tahapan-tahapan yang harus dilalui setiap Balon. Artinya ini menjadi resiko Balon itu sendiri tidak bisa mengikuti tahapan tersebut.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Kami menanyakan hal ini, ternyata aturannya tidak menggugurkan Balon kepala daerah, meski hasil tes swab positif,” ungkap Hasanuddin Murad, Rabu (09/09).

Ia mengatakan, bahwa Virus Corona (Covid 19) ini adalah bagian dari penyakit, meski sebenarnya semua diluar prediksi atau perkiraan manusia. Namun setidaknya hal ini menjadi pelajaran berharga untuk kedepannya baik mengenai aturan maupun penanganan.

Terkait orang yang terpapar virus ini jika tanpa gejala, dilihat secara fisik sehat atau tidak ada tanda-tanda sakit akan tetapi sebenarnya terpapar Covid-19.

“Semoga pelaksanaan Pilkada 9 Desember nanti berjalan lancar dan aman,” harapnya.

Mantan Bupati Batola 2 periode itu mengungkapkan, Pilkada ini adalah bagian pesta demokrasi yang harus disambut gembira oleh rakyat, selebihnya perbedaan adalah hal biasa, karena dalam politik itu tidak ada rival abadi, karena semua berjalan dinamis, semua bergantung pada dinamika politik.

“Pilihan adalah hak pemilih, tugas kita semua menjaga pelaksanaan Pilkada ini berlangsung aman, damai dan sejuk,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sidik
Editor : Muliadi

Advertisements

Tinggalkan Balasan