KPU bantah ‘Umumkan’ calon Kepala Daerah positif Covid

  • Whatsapp
Sarmuji, Ketua KPU Kalsel

Banjarmasin, kalselpos.com – Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji menyangkal pelaksanaan tes kesehatan untuk seluruh calon kepala daerah di provinsi ini, tidak netral. Terlebih bagi mereka (calon kepala daerah) yang belakangan terkonfirmasi Covid-19.
“Pastinya, kami tidak pernah menyebutkan nama – nama calon kepala daerah yang terkonfirmasi Covid-19. Kami hanya tahu hasil Swab dari RSUD Ulin Banjarmasin, dan kami tidak pernah mengumumkannya,” jelas Sarmuji, saat dikonfirmasi kalselpos.com via WhatsApp, Selasa (8/9) petang, di Banjarmasin.
Sekalipun demikian, dia mengaku, ada wartawan yang melakukan konfirmasi terkait nama – nama calon kepala daerah yang terkonfirmasi Covid tersebut, apalagi nama – nama itu sudah beredar di luar. “Kami tidak tahu, dari mana sumbernya,” tegasnya.
Menurutnya, saat dikonfirmasi wartawan terkait nama – nama calon kepala daerah yang terkonfirmasi Covid-19, pihaknya hanya diam. “Kami tidak umumkan, wartawan lah yang melakukan konfirmasi, dan mereka lebih tahu dari kami. Kami tutup mulut sebenarnya, tapi mereka sudah tahu,” beber Sarmuji.
Terlepas itu, Ketua KPU Kalsel ini menegaskan, jika mereka – mereka yang telah terkonfirmasi Covid-19 tersebut, pastinya tidak lantas menggugurkan pencalonan diri mereka sebagai kepala deerah.
Di bagian lain, Sarmuji menyangkal, jika pihaknya terkesan tidak netral dan diskriminatif terhadap sejumlah calon kepala daerah di Kalsel. “Kami tidak diskriminatif. Kita netral saja, dan tidak ada tendensi apa pun terhadap semua calon kepala daerah,” tegasnya.
Sebelumnya, sempat beredar kabar pelaksanaan tes kesehatan untuk seluruh calon kepala daerah di Kalsel, disinyalir tidak netral. Terlebih, setelah beredar di beberapa media, jika pihak KPU Kalsel menyebutkan beberapa calon kepala daerah yang dinyatakan positif Covid-19.
Sebagaimana disampaikan KPU Provinsi Kalsel, ada sebagian calon kepala daerah yang menjalani tes kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin dinyatakan positif Covid-19.
Hasil tersebut jelas ‘bertentangan’ dengan hasil Swab yang dilakukan Dinas Kesehatan masing-masing daerah terhadap calon kepala daerah. Karena sebelum mendaftar ke KPUD di kabupaten/kota, masing-masing calon kepala daerah, sebelumnya telah menjalani tes Swab dengan hasil yang negatif.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Advertisements

Bacaan Lainnya

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

[]penulis : s.a lingga
[]editor : s.a lingga

Advertisements

Tinggalkan Balasan