Daftar secara Online, Paslon BHD dinyatakan Positif Covid 19

  • Whatsapp
Pasangan duet Burhanudin dan Bahrudin (BHD) yang maju melalui jalur perseorangan mendaftar pada 6 September kemarin.

Kotabaru, kalselpos.com – Burhanudin yang juga sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kotabaru minta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat karena dirinya saat ini masih berjuang melawan Covid-19, begitu pula dengan teman duetnya Bahrudin.


Berkaitan hal ihwal dirinya maju pada pencalonan Bupati di Pilkada 9 Desember 2020 nanti, sama sekali tidak menjadi persoalan meskipun masih dalam proses pemeriksaan tim kesehatan.
Hal tersebut disampaikan olehnya saat video confrence di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), kemarin Minggu (6/9/) saat timnya mendaftarkan diri untuk menjadi bakal calon Bupati, dan dalam kesempatan tersebut ia meminta doa kepada seluruh masyarakat agar selalu diberikan kesehatan. Baik dirinya maupun calon wakilnya.
“Saat ini kondisi saya dalam keadaan sehat. Hanya saja saat dilakukan SWAB dinyatakan positif Covid-19,” ucap Burhanuddin.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua KPU Kotabaru, Zainal Abidin saat dikonfirmasi sore tadi, Senin (7/9), oleh wartawan kalselpos.com diruang kerjanya menjelaskan, sebagaimana tahapan PKPU nomor 5 tahun 2020 bahwa proses pendaftaran bakal calon baik yang diusung oleh partai politik maupun perseorangan telah terlaksana.
“Pendaftaran dibuka sejak tanggal 4 hingga 6 September, dan Bacalon atas nama Said Jafar Al Idrus berpasangan dengan Andi Rudi Latif (SJA-Arul) yang mendapat dukungan 12 partai politik mendaftar pada tanggal 5 September. Sementara, untuk pasangan duet Burhanudin dan Bahrudin (BHD) yang maju melalui jalur perseorangan mendaftar pada 6 September kemarin,” tutur Zainal.
Namun khusus untuk paslon BHD, saat pendaftaran kemarin yang bersangkutan tidak dapat berhadir di kantor KPU, dan setelah dilakukan konfirmasi ternyata positif Covid-19, dengan begitu sesuai dengan PKPU Nomor 10 tahun 2020 yang didalam salah satu pasalnya menyatakan bacalon bupati maupun wakilnya harus menyertakan hasil SWAB dan hal itu juga sudah dilakukan oleh paslon SJA-Arul.
“Setelah kita lakukan konfirmasi kepada paslon BHD ternyata mereka berdua dinyatakan positif Covid-19. Oleh karenanya, kemarin saat pendaftaran kita memakai sistem daring karena itu diperbolehkan untuk dilakukan berdasarkan aturan yang ada,” jelasnya kemudian.

Advertisements

Bacaan Lainnya

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Penulis : Muliana
Editor : Aspihan Zain

Advertisements

Tinggalkan Balasan