TNI-POLRI dan Satpol PP Bersinergi Memutus Mata Rantai Covid-19

  • Whatsapp
FOTOBERSAMA-Tim gabungan TNI-POLRI dan Satpol PP Bersinergi Memutus Mata Rantai Covid-19.(ist)

Amuntai,kalselpos.com – Guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Dandim 1001/Amuntai bersama Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan dan jajaranya serta aparat terkait terus berupaya untuk mensukseskan program pemerintah terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dalam memberikan kesadaran terhadap masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten HSU, bertempat di Wisata Kampung Tangguh Banyu Hirang, Dandim dan Kapolres serta Satpol-PP turut turun memberikan sosialisasi, Kamis (03/09).

Advertisements

Bacaan Lainnya

Dandim 1001/Amuntai Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi, S.I.P., M.Tr (Han) mengatakan, penyebaran Covid-19 masih terus berlangsung, karena itu pihaknya, terus mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan, sambil membagikan masker kepada masyarakat, seraya menghimbau warga, agar selalu ingat untuk selalu jaga jarak, tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan jaga kesehatan.

“Kami dari TNI-Polri dan Satpol-PP bersinergi menggugah kesadaran masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya adalah menggunakan masker saat beraktivitas khususnya diluar rumah,” ungkap Dandim

“Kegiatan selain membagikan masker, Kami juga memberikan edukasi langsung kepada warga masyarakat pengunjung wisata Banyu Hirang agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” tambahnya.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan menerangkan, dengan adanya pelaksanaan hal ini, akan tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mencegah penyebaran Covid-19, baik dari diri sendiri maupun orang lain, ataupun tempat serta benda termasuk sarana yang berpotensi penyebaran covid-19, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan diantaranya.

“Kita melakukan pengecekan di masyarakat terutama di Kampung Tangguh Banua desa Banyu Hirang yang meraih juara II Se Kalsel, untuk itu kami memastikan di salah satu obyek wisata KTB tdan pengrajin anyaman eceng gondok, agar lebih disiplin dalam protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kemudian kita bagikan masker secara gratis manakala ada warga yang kelupaan membawa masker,” sampai Kapolres AKBP Arif Darmawan.

Kepala Satpol-PP dan Damkar HSU mengingatkan masyarakat terkait peraturan Bupati HSU nomor 37 tahun 2020 adalah aturan yang mengatur tatanan kehidupan sosial dan kemasyarakatan dalam masa pandemi ini dan dalam rangka menuju era adaptasi kebiasaan baru, sehingga melaksanakan atau menjalankan perbup ini aspek kesehatan dan aspek sosial budaya ekonomi bisa terjembatani.

“Seperti kebiasaan terdahulu, disaat Pandemi ini, masyarakat masih bisa melaksanakan kegiatan acara perkawinan, namun diharapkan mematuhi protokol kesehatan dan inilah yang dimaksud dengan adaptasi kebiasaan baru,” tambahnya.

Sementara untuk menjamin pelaksanaan perbub benar benar di patuhi, maka di aturlah juga sangsi yang berkenaan dengan Protokol kesehatan.
Diantaranya sangsi berupa teguran lisan dan tertulis, penyitaan dokumen pribadi dalam waktu tertentu, pembinaan fisik terukur, kerja sosial, bahkan sangsi material berupa denda sejumlah uang untuk orang atau perseoranganpun telah siapkan.

“Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab kegiatan dan tempat, selain sangsi teguran tertulis dan lisan juga diberikan sangsi pembubaran kegiatan atau penghentian usaha bahkan pencabutan ijin usaha, juga termasuk dalam sangsi perbup ini,” jelasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: adiyat
Editor: wandi

Advertisements