Sungai Satui meluap, warga terdampak banjir Mengungsi

  • Whatsapp
Warga Desa Sinar Bulan RT. 07 Kecamatan Satui yang terdampak banjir mulai mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke tempat pengungsian di Gedung SMPN 4 Satui, Kamis (3/9) pagi hingga siang ini.(Ist)

Batulicin,kalselpos.com – Sungai Satui Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) meluap lagi, akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari ini. 

Hal itu disampaikan Kepala Koordinator Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu, H. Eryanto Rais melalui pesan singkatnya yang diterima kalselpos.com, Kamis (3/9) siang. 

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Pada hari Rabu tanggal 2 September 2020 sejak pukul 17.00 Wita, kami sudah melakukan pengecekan warga terdampak banjir akibat meluapnya sungai Satui karena tingginya curah hujan,” ujar Eryanto Rais.

Disebutkannya, untuk desa yang terdampak banjir di Desa Sinar Bulan RT. 07,
berdampak pada sawah yang terendam seluas 8 Ha dengan jumlah populasi penduduk 120 KK – 628 jiwa.

Kemudian, Desa Sungai Danau mengakibatkan lahan pertanian seluas 15 Ha terendam banjir dengan jumlah populasi penduduk sebabyak 917 KK – 3266 jiwa.

Desa Sejahtera Mulia dengan total warga 238 KK – 1000 jiwa lebih, sementara 15 Ha lahan pertanian terendam air dampak dari banjir tersebut. 

Warga Desa Sinar Bulan RT. 07 Kecamatan Satui yang terdampak banjir mulai mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke tempat pengungsian di Gedung SMPN 4 Satui, Kamis (3/9) pagi hingga siang ini.(Ist)

Eryanto Rais juga menjelaskan, untuk pengungsian di Desa Sinar Bulan ditempatkan di SMPN 4 Satui yang sudah mulai ditempati oleh masyarakat yang terdampak banjir di RT. 07 desa setempat. 

Selanjutnya, untuk lokasi banjir yang berada di Desa Sejahtera Mulia, pihak Muspika melalui Pemdes Sejahtera Mulia telah mendirikan dapur umum, untuk keperluan bantuan pangan masyarakat yang terdampak banjir. 

Untuk lokasi Banjir di Desa Sungai Danau, sementara waktu masyarakat belum ada yang mengungsi dan mereka masih bertahan di rumah masing masing. 

Dari data di lapangan disebutkan, ketinggian debit air diketahui meningkat atau meninggi sekitar 2 – 3 meter. “Diprediksikan kondisi ini akan terus meningkat mengingat cuaca kembali mendung untuk wilyah Kecamatan Satui,” paparnya. 

Eryanto Rais dalam hal ini bersama Polri setempat  menghimbau kepada masyarakat yang terdampak untuk tetap waspada, “Dimana sewaktu-waktu air kembali meninggi, maka berhati-hati dan menjaga semua barang berharga yang dimiliki,” pesannya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Kristiawan
Editor: Bambang CE

Advertisements