Push-up Dihilangkan dari Sanksi Pelanggar Prokes

  • Whatsapp
Sanksi fisik berupa push-up sudah tidak diberlakukan dalam penegakkan Perwali Banjarmasin Nomor 68 Tahun 2020 (dok/fudail)

Banjarmasin , kalselpos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin telah sepakat untuk menghilangkan hukuman fisik brupa push up dan sebagainya bagi warga yang lalai dalan menjalankan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 68 Tahun 2020.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin, Faturrahim mengatakan, bentuk hukuman fisik tersebut memang tercantum dalam Perwali Nomor 60 Tahun 2020, tetapi hal itu sudah direvisi dan digantikan dengan Perwali Nomor 68.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Di perwali yang sudah direvisi tidak ada sanksi fisik,” ungkapnya pada awak media, Rabu (2/9/2020) kemarin.

Ia menjelaskan, seluruh jajaran yang terkait saat melakukan apel bersama kemarin di Mapolresta Banjarmasin, sepakat untuk tidak memberikan sanksi fisik terhadap pelanggar, melainkan hanya berupa sanksi lisan, tulisan, sosial dan sanksi denda uang.

“Seluruh aparat telah diimbau agar tidak lagi memberikan sanksi fisik kepada warga yang tidak mengenakan masker,” tukasnya.

Meskipun, ia melanjutkan, sebenarnya sanksi push-up itu diberikan atas permintaan dari warga sendiri karena melihat di daerah-daerah lain yang banyak menerapkan bentuk hukuman fisik terebut.

“Memang di Perwali 60/2020 sebelumnya ada diatur. Tapi perwali yang sekarang sudah dihilangkan,” tandasnya.

Disamping itu, ia tidak menampik jika dalam penerapan Perwali wajib masker dalam beberapa hari ini masih banyak terdapat masyarakat yang belum mengindahkan protokol kesehatan.

“Hari pertama saja sudah 104 orawqrga yang melanggar, dan hari kedua kemarin 102 orang,” bebernya.

Sehingga, ia bersama jajaran Pemerintah Kota, Polresta, Kodim 1007/ Banjarmasin, meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar betul-betul mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Pemerintah sebagai upaya mencegah paparan virus yang menginfeksi jaringan pernapasan manusia ini.

“Tujuannya tidak lain adalah untuk menekan penularan wabah Covid-19 di Kota Banjarmasin,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

 

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri

Advertisements

Tinggalkan Balasan