Belum Bisa Beroperasi, Lab PCR RSUD Sultan Suriansyah Diresmikan

  • Whatsapp
Laboratorium Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di RSUD Sultan Suriansyah diresmikan Pemko Banjarmasin (ist)

Banjarmasin , kalselpos.com – Kendati Belum bisa dioperasionalkan, Laboratorium Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin akhirnya diresmikan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, tujuan peresmian laboratorium yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah itu diresmikan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di kota yang berjuluk Seribu Sungai ini.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Laboratorium PCR ini belum bisa dioperasionalkan karena masih menunggu satu alat yang masih dalam proses pengiriman dari Jakarta,” ucapnya disela peresmian tersebut, Selasa (1/9/2020) siang.

Menurutnya, dalam waktu dekat alat yang belum sampai tersebut akan sampai, sehingga dalam pekan ini juga alat pendeteksi virus Corona dari sampel lendir manusia itu sudah beroperasional secara efektif.

“Insya Allah dalam minggu ini kita sudah bisa menerima pemeriksaan sampel di Banjarmasin,” tukasnya.

Mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum Kalsel itu menjelaskan, selama ini dalam penanganan Covid-19, Kota Banjarmasin terkendala dengan lambat hasil dari swab lantaran banyaknya antrean. Sehingga pihaknyabmempercepat peresmian laboratorium tersebut agar segera bisa digunakan.

“Ada lima strategi dalam yang ditarget Pemko Banjarmasin, salah satunya harus punya alat PCR sendiri sebagai upaya Percepatan Penanganan Covid-19,” ujarnya.

Lima strategi tersebut adalahbupaya yang ditempuh mulai dari edukasi tanpa henti, penguatan peran masyarakat, penegakan sanksi bagi warga tidak taati protokol kesehatan, evaluasi berkelanjutan, dan PCR.

“Jika sudah bisa beroperasi dan dilkaukan uji coba, kemampuan alat PCR ini bisa mencapai 150an sampel perharinya,” tandasnya.

Sebwlumnya, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebut dengan kemampuan alat tersebut, sekiranya mampu menampung sampel terkhusus untuk Kota Banjarmasin, dalam mendeteksi penyebaran Covid-19.

“Kita terus berupaya mempercepat menemukan dan memutus mata rantai Covid-19,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai itu mengungkapkan, dengan tren semakin melambatnya penyebaran Covid-19 di Kota Banjarmasin disertai kehadiran laboraotium PCR, diharapkan semakin mempermudah penanganan wabah tersebut.

Selain itu, upaya yang dilakukan itu diakuinya tidak terlepas dari bimbingan pihak Provinsi Kalimantan Selatan agar semakin optimal dalam proses mempercepat penanganan Covid-19.

“Semakin banyak peralatan yang tersedia, semakin cepat juga penyelesaian pandemi Covid-19,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri

Advertisements

Tinggalkan Balasan