Patut diacungi Jempol, 4 Anggota DPRD ini relakan Dana Aspirasinya

  • Whatsapp
- Gambar 4 anggota DPRD yang menyalurkan dana aspirasinya.

Kotabaru,kalselpos.com– Salut dan patut diapresiasi. Kenapa tidak, beberapa orang anggota DPRD Kotabaru ini merelakan dana aspirasinya untuk digunakan bagi keperluan masyarakat dan itu merupakan wujud kepedulian, dan salah satu anggota DPRD tersebut adalah Rabbiansyah atau yang akrab dipanggil Roby.

Ia yang konsen memperjuangkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) utamanya di Kabupaten Kotabaru sejak tahun 2016 hingga sekarang belum mendapatkan hasil sebagaimana yang diharapkan.

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Pada tahun 2018 sudah beberapa kali diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kotabaru, namun pagu anggaran di Disnaker tidak bisa muncul untuk melakukan tahapan UMSK Kotabaru. Memang, semua kembali kepada kondisi keuangan daerah yang sangat minim dan banyak sektor lain yang menjadi skala prioritas daerah,” ujarnya.

Dikatakannya lebih jauh, pada saat pembahasan APBD murni tahun 2021, kembali tidak mampu meletakkan pagu anggaran karena kembali keuangan daerah yang ingin fokus untuk penanganan Covid-19 dan pembayaran hutang kepada kontraktor dan itu menjadi salah satu perhatian bersama.

Menurutnya, dari Komisi I DPRD Kotabaru telah memberikan rekomendasi lewat notulen untuk UMSK Kotabaru sebesar Rp750 juta, akan tetapi di Banggar DPRD dan TAPD tidak mampu diangkat, karena terkalahkan dengan skala prioritas yang benar-benar dibutuhkan oleh warga masyarakat se-Kabupaten Kotabaru, baik untuk kesehatan, pendidikan, jalan dan jembatan serta skala prioritas daerah lainya.

“Kami di DPRD Kotabaru melakukan lobi-lobi politik dengan niatan untuk kesejahteraan kaum buruh di Kotabaru, yang akhirnya sebanyak 4 orang anggota DPRD Kotabaru bersedia memberikan dukungan kepada Disnaker Kotabaru dengan dana apirasi dewan atau Pokran tahun 2021,” jelasnya kemudian.

Untuk dana masing-masing dana Pokran dari anggota DPRD bervariasi yakni, Rabbiansyah sebesar Rp250 juta, Denny Hendro Kurnianto Rp200 juta, Bahrul Ilmi Rp100 juta dan Harmono Rp50 juta.

“Sehingga mencapai Rp600 juta. Menjadi harapannya dengan anggaran yang diberikan secara patungan ini, tahapan untuk UMSK Kotabaru bisa dijalankan oleh Disnaker dan Dewan pengupahan Kotabaru bisa bekerja dengan baik untuk kesejahteraan kaum buruh Kotabaru, dan itu merupakan perhatian dari anggota DPRD Kotabaru melihat persoalan tersebut,” tutupnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fauzi
Editor : Aspihan Zain

Advertisements