Dana Konpensasi Rp700 Miliar kembali dipertanyakan

  • Whatsapp
- Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis

Kotabaru, kalselpos.com – Kalangan anggota DPRD Kotabaru kembali akan mempertanyakan dana konpensasi milik Sebuku Grup sebesar Rp700 miliar, yang sampai saat sekarang perpanjangan masa berlaku Memorandum of Undestanding (MoU) belum dilanjutkan, sebagaimana pernah di sepakati sebelumnya pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan bulan Maret 2020 kemarin, namun saat itu pihak perusahaan tidak berhadir.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru sudah 2 kali melayangkan undangan kepada Sebuku Grup untuk membicarakan masalah tersebut bersama-sama,” ungkap Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis.

Advertisements

Bacaan Lainnya

Menjadi ke khawatirannya, apabila hal itu tidak dilanjutkan maka konpensasi yang telah dijanjikan oleh perusahaan tidak akan terealisasi sebagaimana harapan, mengingat Mou pemerintahan sebelumnya akan berakhir masanya pada bulan September 2020.

Menurut Syairi, melihat kondisi keuangan daerah seperti saat sekarang, dengan adanya dana konpensasi tersebut tentu menjadi sangat diperlukan untuk pembangunan.

“Pastinya dana itu diperlukan saat ini, mengingat kondisi keuangan daerah kita yang sekarang, dan dana itu dapat dipergunakan untuk penyelesaian pembangunan rumah sakit yang ada di Stagen dan itu salah satu perhatian kita. Dengan mengundang pihak perusahaan untuk membicarakannya bersama-sama kita ingin mengetahui ada kendala apa sehingga perusahaan tidak datang memenuhi undangan Pemda. Akan tetapi, nanti akan kami tanyakan lagi apa persoalannya,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fauzi
Editor : Aspihan Zain

Advertisements