Abdul Hadi putra daerah paling paham soal Banua

Abdul Hadi hadir saat acara peletakan batu pertama pembangunan asrama putri Pesantren Riyadul Muhibbin Bungin.(ist)

Banjarmasin , kalselpos.com – Seorang Abdul Hadi adalah sosok asli Balangan secara genealogis, bukan asli Balangan karena faktor pekerjaan ataupun asli Balangan oleh karena faktor lain.

Ia terlahir di Kecamatan Halong 3 Juni 1971 silam, dari kedua orang tua juga asli Halong.

Bacaan Lainnya

Sebagai bentuk kecintaan kepada daerahlah, akhirnya yang mengantarkan Abdul Hadi mantap menapakan kakinya di dunia politik, sebagai seorang politisi yang akan terus berjuang demi kemajuan daerah dan warganya.

Sebelum terjun di dunia politik suami dari Hj. Sri Huriyati terlebih dahulu menggeluti dunia usaha bidang jasa atau sebagai seorang kontraktor.

Tercatat, Abdul Hadi memulai usaha di bidang jasa ini bermula saat menjadi kontraktor angkutan di PT Astra Agro Lestari Kalimantan Tengah tahun 2001 sampai 2003, kemudian mendirikan CV. Bina Persada Nusa dan menjadi direktur cabang PT. Surya Agung Paser dimana keduanya merupakan perusahaan rekenan pemerintah.

Ayah tiga anak dari Harry Khairil Hadi, Amara Khairunnisa dan Medina Annisa Trihadira ini juga aktif diorganisasi perhimpunan pengusaha dengan menjadi Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional (Gapeknas) Kabupaten balangan dan Ketua Bidang Kontruksi Kadin Kabupaten Balangan pada tahun 2007 hingga 2017.

Selanjutnya, Abdul Hadi yang merupakan lulusan pasca sarjana di Uniska Banjarmasim ini memulai kariernya di politik mulai dari nol, yakni sebagai pengurus partai politik selama puluhan tahun kemudian baru bisa menjabat Ketua DPC PPP Kabupaten Balangan dan sampai pada akhirnya memutuskan untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 lalu.

Langkah maju sebagai calon legislatif ini tak lain sebagai upaya agar aspirasi masyarakat Balangan dapat disuarakan dan direalisasikan.
Kapasitas politik Abdul Hadi sudah terbukti teruji, dimana meski perdana mengikuti Pileg namun bisa mengantarkan PPP sebagai parpol pemenang di Balangan dan beliau didaulat menduduki Ketua DPRD Balangan periode 2014-2019.

Kembali mencalonkan diri pada Pileg 2019 silam, juga berhasil meraup suara terbanyak di Dapil II dan menduduki jabatan Wakil Ketua I DPRD Balangan periode 2019-2024.

Sebagai seorang politisi handal sekaligus putra daerah asli Abdul Hadi bukan hanya sekedar memiliki jiwa leadership dengan konsep kepemimpinan yang tepat dalam mengambil kebijakan, aspiratif, membumi dan mampu memobilisasi keputusan bersama, namun beliau juga diyakini memahami betul bagaimana kondisi daerah dan keinginan masyarakat Balangan.

Ibarat rumah, tentu sosok Abdul Hadi yang diibaratkan sebagai si penghuni rumah tentu lebih paham seperti apa kondisi rumahnya, seluk beluknya, hingga apa saja masalah yang terjadi di dalam rumahnya sendiri.

Terlebih bagi Balangan yang memiliki ragam keunikan tersendiri, mulai dari masyarakatnya beragam, suku dan agama yang hidup berdampingan, hingga berbagai tradisi dan budaya yang sangat kompleks.

Keanekaragaman inilah yang sebenarnya menjadi hal utama di Balangan yang penting dipahami oleh pemimpinnya, bukan hanya sekedar pembagian besaran anggaran belanja daerah.

Berbagai macam persoalan dan masalah di Balangan ini pasti sedikit banyaknya bermuara pada kemajemukan masyarakatnya yang begitu kompleks.

Apalagi jika ditanya, siapakah yang memiliki rasa memiliki yang besar untuk Balangan? Tentu saja putra daerah yang notabenenya tinggal dan menetap di daerahnya sendiri. Ibaratkan rumah, pemilik rumahlah yang tentu saja lebih peduli dibandingkan tamu.

Terlebih, Abdul Hadi sebagai putra daerah asli sudah terbukti pengabdian serta kiprahnya di Balangan sebagai Ketua DPRD Balangan.
Terlebih lagi saat ini masyarakat sangat membutuhkan seorang pemimpin yang paham akan realitas masyarakatnya.

Realitas masyarakat dalam segi ekonomi, pendidikan, kesehatan, keamanan, keagamaan, kesejahteraan, keadilan, serta kemajuan pembangunan di kehidupan masyarakat desanya.

Seorang pemimpin adalah panutan, apa yang diucapkan adalah apa yang dikerjakannya. Dan juga keberhasilan seorang pemimpin sangat tergantung pada perilakunya dalam melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan, tentu semua harapan masyarakat ini bisa dibebankan kepundak seorang Abdul Hadi yang selama ini kapasitas dan kapabilitasnya sudah terbukti dan teruji.

kapasitas dan kapabilitasnya sosok Abdul Hadi bisa dilihat bersama, saat meraih sarjana dari IAIN Antasari Banjarmasin 1996 lalu memilih jargon politiknya dalam perlehatan Pilkada Balangan.

Dimana jargon politisi dari parpol agamis berlambang Ka’bah ini memilih jargon “Membangun Desa Menata Kota” dimana ini menandakan jika Abdul Hadi mempunyai visi dan misi yang jelas terkait kemana arah tujuan pembangunan Kabupaten Balangan kedepannya, di tangan dirinya yang merupakan sosok putra asli Balangan tersebut.

Ini menandakan jika Abdul Hadi dalam kebijakannya kedepan, akan memprioritaskan pembangunan mulai dari pedesaan tanpa melupakan penataan kota yang merupakan etalase dan cerminan kemajuan daerah. Persoalan ini tentu penting, karena masyarakatlah yang harus diutamakan dalam membina dan membangun satu daerah kearah yang lebih maju dan sejahtera.

Abdul Hadi bukan hanya sekedar putra daerah yang mempunyai jiwa kepemimpinan, tapi juga punya ide dan gagasan. Ide dan gagasan ini jauh lebih penting dari hanya sekedar bisa kerja saja, karena pemimpin dibantu oleh jajarannya dalam melaksanakan ide dan gagasan yang sudah ada.

Pemimpin handal itu, bukan hanya bisa kerja, tapi wajib punyai ide dan gagasan terkait bagaimana caranya agar daerah yang dipimpinnya ini bisa berkembang.

Dengan segudang pengalaman di dunia politik dan usaha, tentu semua ini ada pada sosok Abdul Hadi yang membulatkan niatnya membangun Balangan yang sudah menjadi cita-cita sejak lama.

Tidak kalah pentingnya, maju atau tidaknya suatu daerah, berkembang atau tidaknya daerah sebagian besar dipengaruhi oleh pemimpinnya. Sebab, dengan kekuasaan yang dipegang, seorang pemimpin bisa mendorong kemajuan yang luar biasa bagi daerah yang dipimpinnya.

Saatnya kita menaruh harapan kepada Abdul Hadi sosok pemimpin yang visioner, inovatif dan berani mengambil keputusan. Serta sosok yang bisa membangun sinergi antar kelompok dalam pembangunan.

Sinergi sangat diperlukan, sehingga tidak hanya mementingkan atau memerhatikan satu kelompok saja. Sehingga semua personalan bisa diselesaikan bareng-bareng. Soal sinegitas ini sudah tidak bisa diragukan lagi terhadap sosok Abdul Hadi, karena selama menjabat Ketua DPRD Balangan beliau mampun membangun sinergitas antar seluruh anggota DPRD Balangan yang notabane berasal dari beragam parpol dengan ideologi berbeda-beda antar parpol tersebut.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Bambang CE
Editor: Bambang CE

[jetpack-related-posts]