Capaian pembelajaran daring di Kalsel 95 Persen

  • Whatsapp
Muhammad Yusuf Efendi, Kepala Disdikbud Kalsel.(Anas Aliando)

Banjarbaru, kalselpos.com – Pelajaran secara daring atau online pada saat pandemi Covid-19, besaran capaian untuk tingkat SMA dan SLB di Kalsel mencapai 95 persen.

“Itu hasil dari evaluasi Koordinator Pengawas SMA dan SLB Disdikbud Kalsel yang melaporkan kepada kita,” ujar Kadisdikbud Provinsi Kalsel, Muhammad Yusuf Efendi kepada kalselpos.com, Selasa (25/8/2020).

Advertisements

Bacaan Lainnya

Disampaikannya, menurut Kemendikbud, ada empat karakteristik wilayah di Kalsel yaitu rawa, dataran, pegunungan dan kepulauan.

“Jadi masih ada sekitar 5 persen yang tidak bisa pembelajaran secara daring karena terkendala sinyal. Misalnya di wilayah karakteristik pegunungan dan kepulauan,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Yusuf, pembelajaran tetap bisa dilaksanakan dengan opsi lain misalnya luring, guru berkunjung ke rumah siswa untuk membagikan tugas dengan memberikan modul.

Yusuf menambahkan, selama masa pandemi Covid-19, pembelajaran secara daring dalam satu hari cukup dua mata pelajaran saja.

“Tidak harus memenuhi tuntutan kurikulum. Yang penting ada pembelajaran bermakna,” imbuhnya.

Kemendikbud, lanjut mantan Kadisdik Kabupaten Hulu Sungai Selatan itu,  telah mengambil langkah dengan memodifikasi kurikulum dimasa pandemi.

“Kurikulum sudah disederhanakan, jadi tidak harus mengacu pada kurikulum sebelum masa pandemi Covid-19,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Anas Aliando
Editor: Bambang CE

Advertisements

Tinggalkan Balasan