Draft Finalisasi 2 Raperda Diserahkan Ke Kemendagri

  • Whatsapp
Draft finalisasi saat diserahkan langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua Panitia Khusus Pembahasan Raperda.

Banjarmasin, kalselpos.com – Dua buah draft finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yaitu perlindungan budaya dan tanah adat dan Kebun raya banua akhirnya diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) untuk mendapatkan fasilitasi sebelum ditetapkan pada rapat paripurna, setelah sebelumnya dua Raperda tersebut melewati beberapa tahapan pembahasan.

Ketua Pansus Raperda perlindungan budaya dan tanah adat, HM Lutfi Saifuddin mengatakan dengan diserahkannya draft finalisasi Raperda tersebut diharapkan segera mendapatkan nomor registrasi Kemendagri, sehingga fasilitasi untuk mengatur masyarakat adat yang ada di Kalsel dapat segera terealisasi sekaligus dijadikan regulasi dalam pelestarian kebudayaan memfasilitasi masyarakat adat yang ada di Kalimantan Selatan agar tetap bisa berjalan dan bersinergi dengan kepentingan-kepentingan lain, sehingga diharapkan Raperda ini secepatnya terselesaikan

Advertisements

Bacaan Lainnya

“Jika terjadi gesekan-gesekan antara pengusaha dengan masyarakat adat, maka kehadiran Perda ini menjadi jalan tengahnya,” ujar HM Lutfi Saifuddin, Rabu (19/08).

Sementara itu Ketua Pansus Raperda Kebun Raya Banua, H. Suwardi Sarlan merasa bersyukur dengan diserahkannya draft Raperda ini, sehingga diharapkan pengembangan kebun raya banua dapat segera berjalan sesuai harapan bersama.

Prosedur setelah proses finalisasi dapat cepat selesai karena urgensinya menyangkut untuk kepentingan banua.

“Alhamdulillah sudah disampaikan, mudah-mudahan cepat selesai, biar kebun raya dapat terakselerasi untuk kepentingan banua,” harapnya.

Senada Wakil Ketua Pansus Zulva Asma Vikra mengungkapkan kebun raya banua diharapkan mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kalsel dan kita menghendaki dalam beberapa tahun kedepan bisa berkembang, adanya jasa lingkungan, ekowisata, pengembangan konservasi anggrek, buah-buah lokal guna dijadikan barometer di Kalimantan, menjadi semacam ecosendrum buah-buah lokal.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Sidik
Editor : Muliadi

Advertisements

Tinggalkan Balasan