Halaman Dinkes HSU Menjadi Lokasi Pelaksanaan Tes Swab Massal

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan tes SWAB masif di halaman Kantor Dinas Kesehatan HSU. Tes dilaksanakan sejak Jum'at (14/8) kemarin. (ist)

Amuntai, kalselpos.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan tes SWAB masif di halaman Kantor Dinas Kesehatan HSU. Tes dilaksanakan sejak Jum’at (14/8) kemarin.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan tes s SWAB Masif yang dilakukan secara serentak di 13 Kabupaten/Kota di Kalsel ini, Gunguna menunjang gerakan 10.000 tes Swab Masif yang telah di launching oleh Gubernur H.Sahbirin Noor sebagai program dari pemerintah provinsi kalsel.

Kepala Dinas Kesehatan HSU dr.Agus Fidliansyah mengatakan, pelaksanaan Tes SWAB ini mendukung dan mensukseskan kegiatan yg digalakkan oleh pemerintah Provinsi Kalsel sebanyak 10.000 tes swab masif. “Target dari pemerintah Provinsi sebanyak 500 orang. akan tetapi sesuai dengan arahan bapak Bupati, kita akan melaksanakan kurang lebih 800 orang yang akan mengikuti tes swab masif kegiatan ini,” katanya, Sabtu (15/8).

Ia menjelaskan, tes SWAB dilakukan selama 4 hari, yaitu dari tanggal 14-17 Agustus. Di hari pertama untuk pelaksanaan kegiatan tes swab masif sasarannya, kalangan ASN dari beberapa SKPD dilingkungan pemerintah kabupaten HSU, selain itu dari suspek dan kontak erat dengan kasus dengan orang yang bergejala dan beresiko.

“Hari pertama, kebanyakan ASN yang melakukan pelayanan langsung kemudian nanti dilanjutkan dengan para camat, lurah, aparat desa kader posyandu serta masyarakat umum,” ujarnya.

Bagi mereka yang melakukan tes SWAB Masif, hasilnya positif. Pihaknya akan melakukan karantina atau isolasi mandiri dan kalaupun negatif hasilnya, maka amanlah dia.

Usai pengambilan sampel, akan dikemas atau di packing kemudian akan dikirim ke BPTKM Banjarbaru, sehingga menunggu hasilnya kurang lebih 2-3 hari berdasarkan keterangan dari pihak provinsi.

“Dari hasil tersebut kalau ada yang positif kita akan laksanakan, sesuai pedoman bagi mereka yang tidak bergejala kita isolasi di rumah. Tapi kalau yang bergejala kita rawat di rumah sakit Pembalah batung amuntai atau rumah sakit rujukan lainnya,” jelasnya.

Agus berharap, kondisi ini segera berakhir dan hasilnya sesuai yang diharapkan bersama tidak ada yang positif.

“Intinya, agar nanti kita bisa percepatan pencegahan penularan yang lebih masif lagi sehingga kita dapat memutus mata rantai penularan covid-19 ini agar masyarakat kita aman. Harapannya mudah-mudahan pandemi ini cepat berakhir,” pungkasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis:adiyat
Editor:wandi