Perangi Ilegal Fishing, Dit Intelkam Polda Kalsel Sambangi Masyarakat HST

Antisipasi konflik, Dit Intelkam Polda Kalsel sambagi warga kawasan perairan di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten HST (ist)

Amuntai,kalselpos.com – Menghindari terjadinya potensi konflik di daerah perairan khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang biasa terjadi menjelang musim kemarau, Polda Kalsel melalui Dit Intelkam Polda Kalsel melakukan kegiatan silaturahmi dan sosialisasi serta bakti sosial bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Berkat Sabar dalam rangka memerangi kegiatan illegal fishing dan mencegah penyebaran virus Corona-19 di kawasan tersebut, Kamis (13/08/2020).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dilakukan di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten HST itu, Pamen Dit Intelkam Polda Kalsel, Kompol Asep Supriyadi menyampaikan, bahwa kedatangan pihaknya tersebut bertujuan untuk mengantisipasi dan pencegahan dini kegiatan masyarakat dalam mencari ikan dengan menggunakan alat berbahaya.

“Maksudnya, penangkapan ikan yang memakai alat seperti alat setrum listrik dan bahan kimia berbahaya yang secara jelas telah dilarang oleh Undang-undang. Cara seperti itu dapat merugikan serta membahayakan kelestarian sumber daya ikan,” ungkapnya dihadapan Pokmaswas Berkat Sabar dan pengurus serta perwakilan warga Desa Kayu Rabah.

Menurut pria dengan sapaan Kompol Asep itu, keadaan seperti sekarang, yaitu mendekati musim kemarau, sering terjadi konflik horizontal antar warga.

Pasalnya, masyarakat saling berebut menangkap ikan baik menggunakan alat tradisional maupun alat berbahaya seperti alat setrum dan bahan kimia.

Sehingga, pihaknya dari jajaran Polda Kalsel menggambil langkah cepat sebagai antisipasi agar tidak terjadi konflik tersebut, menginggat saat ini memasuki musim kemarau dan ikan akan semakin mudah ditangkap.

Selain itu, Kompol Asep juga menyampikan tentang penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan atas paparan virus Corona atau Covid-19 yang sampai saat ini masih mewabah di Bumi Antasari inj.

“Saat ini daerah kita sedang mengalami pandemi virus Corona (Covid-19) untuk itu tetap melaksanakan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan Pemerintah agar tidak ikut terinfeksi dan menjadi korban,” jelasnya.

Ia melanjutlan, protokol kesehatan yang dimaksud, yaitu disiplin dalam menggunakan masker, jaga jarak (physical distancing) minimal 1 meter, hindari kerumunan massa, serta sering mencuci tangan dengan air menggalir menggunakan sabun, handsanitizer.

“Tidak lupa juga untuk selalu menjaga kesehatan dan jika ada yang sakit atau mengalami gejala yang mengarah kepada Covid-19, segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat untuk segera ditangani oleh petugas medis,” terangnya.

Sementara itu, salah satu Perangkat Desa setempat, Yayan dan Ketua Pokmaswas Berkat Sabar, Saibatul Hamdi merasa sangat berterimakasih atas inisiatif dan kepedulian dari Polda Kalsel kepada warga yang tempat tinggalnya jauh dari perkotaan seperti mereka.

“Kami siap menjaga Sitkamtibmas tetap kondusif khususnya di wilayah Kabupaten HST,” tukasnya.

Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada Kapolda Kalsel agar Pos Polair yang berada di Desa Galam Rabah segera dibuat secara permanen.

Menurut mereka, kehadiran Pos Polair sangat membantu pihaknya dalam memerangi kegiatan illegal fishing. “Selama ini Pos Polair yang ada status bangunannya masih milik warga yang disewa setiap bulan untuk Pos Polair,” imbuhnya.

Diakhir kegiatan Jajaran Dit Intelkam Polda Kalsel juga berkesempatan untuk menyerahkan beberapa masker dan paket sembako kepada Pokmaswas Berkat Sabar untuk dibagikan kepada Anggota Pokmaswas dan masyarakat terdampak Covid-19.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri

Tinggalkan Balasan