Bupati Sukamta Dukung Penuh Proklim di Tala

Bupati Tanah Laut H.Sukamta saat menerima rombongan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel dan DPRKPLH Tanah Laut. (Ahmad Fauzie)

Pelaihari, kalselpos.com – Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program Kampung Iklim (Proklim) sangat memberikan pengaruh terhadap daerah itu sendiri. Selain berdampak pada masyarakatnya hal ini juga berdampak terhadap pendapatan daerahnya.

H.Sukamta / Bupati Tanah Laut Kalimantan Selatan

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Tanah Laut, H.Sukamta saat di temui kalselpos.com di ruang kerjanya Kamis (13/8/2020) siang.

Bacaan Lainnya

Orang nomor satu di Kabupaten Tanah Laut itu mengatakan, pengelolaan lingkungan itu merupakan tanggung jawab semua warga negara, bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan saja.

“Merawat menjaga serta mengelola lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi kita semua, karna itu kita berharap kedepannya, setiap warga di Tanah Laut, harus paham betul bagaimana mengelola lingkungan hidup,” Ucap Bupati dengan sapaan Sukamta itu.

Sukamta menyebut, pengelolaan lingkungan harus dimulai dari ruang lingkup yang terkecil seperti lingkungan rumah tangga. Bahkan menurutnya, Pemerintah Daerah juga harus membangun sebuah regulasi.

“Pemda setempat juga harus membangun sebuah regulasi penetapan Kampung Iklim, saya sudah keluarkan peraturan bupati dan akan kami tindak lanjuti dengan regulasi-regulasi lain untuk pengembangan Program Kampung Iklim ini,” ungkapnya.

Ia menekankan, peraturan yang dibuatnya tersebut, bukan hanya untuk persoalan lingkungan saja namun juga peraturan lainnya termasuk anggaran.

“Saya kira Peraturan Bupati (Perbup) tidak hanya persoalan lingkungan saja, tapi saya nanti akan keluarkan Perbup yang mengatur bagaimana menggunakan APBD Desa, apakah itu dari dana desa ADD,” paparnya.

Sehingga, ia melanjutkan, hal tersebut dilakukan tidak lain, bertujuan untuk mendorong pembangunan di setiap desa. “Nantinya setiap desa akan menjadi desa yang peduli dan mampu bertanggungjawab dalam pengelolaan lingkungan yang baik,” tukasnta.

Menurutnya, Proklim menjadi salah satu indikator pembinaan desa berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup. Program tersebut mempunyai target tertentu, karena ini merupakan penilaian dari desa.

“Setiap desa nanti akan menjadi desa Proklim, seperti desa Tangguh, Desa Tertib Administrasi Kependudukan, Desa Tertib Administrasi Pertanahan, Desa Mandiri Pangan dan Proklim merupakan bagian dari ini, dan ini merupakan bagian dari indikatornya. Semua nanti akan ada nilainya, dan saya akan memberikan dana insentif desa. Semakin desa itu punya kelebihan maka semakin banyak pula insentif yang didapatkan,” bebernya.

Dengan demikian, ia berencana akan memprogramkan wacana ini kedalam Peraturan Bupati.

“Ini nanti akan saya keluarkan dalam sebuah Peraturan Bupati. Peraturan bupati yang di keluarkan terkait Proklim bukan hanya persoalan lingkungan saja tetapi menyangkut secara komprehensif untuk mendorong pertumbuhan desa, sehingga 130 desa dan 5 kelurahan yang ada di Kabupaten Tanah Laut ini akan terbentuk Kampung Iklim,” tegasnya.

Selain itu, menurutnya tak ada aktifitas apapun yang tidak terkait dengan lingkungan. “Apa yang kita lakukan pasti akan membuat dampak terhadap lingkungan sekecil apapun itu oleh karena itu, Proklim merupakan bagian dari kita untuk membangun masyarakat yang sadar akan lingkungan dan itu kita mulai dengan Pemerintah desa,tokoh tokoh desa

Sukamta berharap melalui Program Kampung iklim ini, desa yang telah menerapkannya bisa menjadi contoh. “Saya berharap Tujuh desa yang telah menerapkan Program Kampung Iklim di Tanah Laut ini dapat menjadi pioneer bagi desa-desa lainnya untuk bisa meniru sehingga perkembangan kampung iklim di Tanah Laut bisa bergerak lebih cepat lagi,” Harap Bupati Tanah Laut itu.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri