Satpol-PP Sidak THM Nesville di Lingkungan HBI

Sidak Satpol-PP ke fasilitas pub milik salah satu hotel di Kota Banjarmasin (Fudail)

Banjarmasin, kalselpos.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke tempat hiburan malam (THM) Pub Nesville yang berada di lingkungan Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Kota Banjarmasin. Selasa (11/08/2020) dini hari.

Bacaan Lainnya

Sidak yang dilakukan pada dini hari ini dilatar belakangi banyaknya laporan dan pengaduan masyarakat tentang adanya sejumlah THM jenis pub yang fungsinya dirubah menjadi diskotek di Banjarmasin. hal itu diperkuat juga dengan beredarnya beberapa video amatir yang viral di sosial media.

Sayangnya, setiba di Pub Nesville yang berada di lingkungan hotel berbintang tiga itu, aparat Satpol-PP tidak bisa langsung masuk, pasalnya petugas harus menunggu pengelola pub nesville yang baru datang beberapa menit kemudian.

Dari pantauan awak media di lokasi, suasana ruangan tampak gelap serta sempat terdengar lantunan musik disk jockey (DJ) yang diputar dengan volume yang kencang dari dalam ruangan pub.

Namun setelah anggota Satpol-PP masuk ke dalam ruangan, musik dengan hentakan nada yang progresif itu langsung berubah menjadi santai.

General Manager (GM) Hotel Banjarmasin Internasional (HBI) Banjarmasin, Eri Sudarisman yang saat itu tengah berada di lokasi langsung membantah tudingan masyarakat di sosial media yang menyebut bahwa pengelola HBI telah menyulap fungsi pub menjadi diskotek.

“Dugaan itu tidak benar, selain itu bahwa kita tidak pernah membuka diskotek yang izin operasinya belum diberikan oleh pemerintah di masa pandemi Covid-19 ini,” ucapnya pada awak media di sela kegiatan sidak yang dilakukan Satpol-PP di fasilitas pub yang disediakan hotel bintang tiga tersebut.

Namun, ia tidak menampik bahwa tamu yang datang ke pub yang dikelolanya tersebut merupakan pelanggannya yang memang penggemar diskotek. Menurutnya, memang tidak ada diskotek yang diperbolehkan beroperasi ketika pandemi Covid-19. Sehingga tak heran, sebagian pengunjung diskotek beralih ke pub.

“Customer kita yang biasanya datang ke diskotik larinya ke pub sambil menunggu izin diskotiknya buka,” ujarnya.

Selain itu, ia tak memungkiri jika pub milik hotel yang dikelolanya itu sempat melantunkan musik disko dan operasionalnya mengambil jam milik pub. Yakni di atas pukul 00.00 WITA.

Namun dengan banyaknya desakan, pihak pengelola HBI berkomitmen untuk tidak menggunakan embel-embel diskotek dalam pengoperasian pub miliknya.

“Sudah saya khususkan, DJ pub ya memang khusus dipakai untuk pub, seperti itu juga untuk diskotek, untuk saat ini DJ diskotek memang tidak diperbolehkan lagi,” ungkap Eri.

Larangan juga termasuk pengadaan event mendatangkan artis nasional yang sudah menjadi kebiasaan dari hotel yang berlokasi di Jalan A Yani, Kota Banjarmasin itu.

“Kita (pengelola HBI) siap mengikuti seluruh instruksi Wali Kota Banjarmasin, termasuk untuk menyalakan penerangan di pub,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penertiban Umum (Tibum) Satpol-PP Kota Banjarmasin, Dani Matera mengungkapkan, sidak yang dilakukan oleh jajarannya tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan instruksi Wali Kota.

“Kebetulan, saat sidak malam ini, dugaan pub yang disulap diskotek tidak kita temukan, seperti lampu sudah tidak lagi diredupkan. Tetapi kita tidak tahu beberapa hari ke depan seperti apa,” jelasnya.

Namun, pihak Satpol-PP meminta kepada pengelola THM tersebut untuk mempertahankan keadaan seperti yang didapati saat sidak. Lampu yang sudah diterangkan tetap dijaga agar masyarakat tidak berpikir atau beranggapan sebuah diskotek.

“Tidak hanya lampu atau jeis musik yang diputar saja, tetapi jumlah orang yang masuk bisa dibatasi, kita tetap akan terus awasi tempat ini dalam masa pandemi Covid-19 yang masing berlangsung,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Fudail
Editor : Zakiri